Bener Meriah Gelar Lomba Tausiyah Terbaik Da’iyah
- 13 Agt 2026 07:16 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Redelong - Wakil Bupati Bener Meriah, Ir. H. Armia, menghadiri kegiatan Lomba Tausiyah Terbaik bagi para da’iyah yang memperebutkan Piala Pemerintah Kabupaten Bener Meriah. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Aula Setdakab Bener Meriah, Rabu 12 Agustus 2026.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Bener Meriah Ir. H. Armia menjelaskan latar belakang digelarnya lomba da’iyah tersebut. Menurutnya, dalam berbagai kegiatan ceramah dan pengajian, kaum perempuan kerap menyampaikan pertanyaan yang sangat spesifik berkaitan dengan persoalan perempuan. Sementara itu, mayoritas penceramah selama ini berasal dari kalangan laki-laki.
“Karena pertanyaan tersebut sangat spesifik berkaitan dengan persoalan perempuan, tidak serta-merta dapat dijawab oleh penceramah laki-laki. Untuk itulah muncul ide perlombaan ini, dengan tujuan melahirkan para da’iyah dan ustadzah yang nantinya dapat mengisi berbagai kegiatan pengajian kaum ibu, sehingga pertanyaan-pertanyaan dari perempuan dapat dijawab langsung oleh sesama perempuan,” ujar Armia.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan yang dapat meningkatkan kapasitas dan peran perempuan dalam masyarakat.
“Kami selaku kepala daerah berkomitmen untuk terus mendukung acara-acara seperti ini. Perempuan yang berilmu dan berakhlak adalah pilar utama dalam membangun keluarga yang sakinah dan masyarakat yang beradab. Mudah-mudahan ini merupakan salah satu langkah kecil dari Bupati dan Wakil Bupati untuk menciptakan masyarakat Bener Meriah yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” demikian Armia.
Sebelumnya, Ketua BKMT Kabupaten Bener Meriah Ny. Puspitawati Armia dalam sambutannya menyampaikan bahwa lomba tausiyah tersebut memperebutkan Piala Bupati Bener Meriah. Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan menjaring da’iyah perempuan terbaik se-Kabupaten Bener Meriah sekaligus menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Puspitawati mengatakan, lomba da’iyah perempuan ini merupakan kegiatan yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Kabupaten Bener Meriah. Hal tersebut dilatarbelakangi masih terbatasnya jumlah da’iyah dan ustadzah yang berani tampil berbicara di depan publik.
“Kami memperhatikan bahwa sebenarnya tidak sedikit perempuan di Gayo yang pintar berbicara, apalagi ketika tampil secara langsung di media sosial. Kepintaran inilah yang ingin kita manfaatkan untuk berdakwah,” katanya.
Menurutnya, melalui kegiatan tersebut telah terlihat sejumlah ustadzah yang memiliki talenta dalam menyampaikan syiar agama. Mereka diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam penguatan dakwah di Kabupaten Bener Meriah.
“Kegiatan ini juga tidak terlepas dari peran BKMT untuk mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah, yaitu terwujudnya Kabupaten Bener Meriah yang maju, sejahtera, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Puspitawati.
Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Bener Meriah Taslim, S.Ag., M.Sos., dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan atas inisiatif Wakil Bupati Bener Meriah yang menginginkan lahirnya da’iyah dari kalangan perempuan.
“Inisiatif Wakil Bupati Bener Meriah ini bertujuan melahirkan da’iyah perempuan untuk memperkuat dakwah umat, karena mayoritas jamaah majelis taklim adalah perempuan. Langkah ini diharapkan dapat menyeimbangkan peran penceramah yang selama ini didominasi kaum laki-laki di Bener Meriah,” jelas Taslim.
Taslim juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Wakil Bupati Bener Meriah terhadap kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Bapak Wakil Bupati atas dukungannya,” ucapnya.
Lebih lanjut, Taslim mengatakan bahwa BKMT Kabupaten Bener Meriah nantinya akan memberikan pembinaan kepada tiga finalis yang berhasil lolos dalam perlombaan tersebut.
“Jangka panjangnya, mereka akan mengisi tausiyah pada setiap kegiatan pengajian, baik di tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa,” ujarnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam melahirkan lebih banyak da’iyah perempuan yang memiliki kemampuan berdakwah sekaligus mampu menjawab berbagai persoalan keagamaan yang berkaitan dengan kehidupan kaum perempuan di Kabupaten Bener Meriah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....