Bener Meriah Distribusikan 12 Ton Gula Subsidi
- 02 Apr 2026 12:18 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, redelong- Menindaklanjuti arahan tegas Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf (Mualem), terkait penguatan ketahanan pangan dan perlindungan daya beli masyarakat pasca bencana hidrometeorologi, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Dinas Pangan Aceh resmi melakukan intervensi pasar melalui skema Bantuan Ongkos Angkut/Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP).
Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut instruksi Gubernur Aceh agar seluruh jajaran pemerintah daerah bergerak cepat menstabilkan harga komoditas pokok di wilayah terdampak bencana. Sebanyak 12.000 kg (12 ton) gula konsumsi telah tiba dan didistribusikan serentak pada Kamis, 2 April 2026.
Program subsidi ongkos angkut ini bertujuan menekan harga gula di tingkat pengecer sehingga masyarakat dapat membeli gula dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar saat ini. Harga eceran tertinggi (HET) gula subsidi ditetapkan sebesar Rp. 20.000/kg/KK.
Detail Sebaran Distribusi Gula Subsidi (2 April 2026)
Guna memastikan efektivitas penurunan harga di pasar rakyat, pasokan 12 ton gula tersebut disebar ke 9 titik pengecer utama sebagai berikut:
1. Haji Jamal – Pondok Baru : 2.000 kg
2. Lamlo Jaya – Pante Raya : 2.000 kg
3. Sinar Jaya – Teritit : 2.000 kg
4. UD. Nadia – Timang Gajah : 2.000 kg
5. UD. M Dewi – Lampahan : 1.500 kg
6. Atika Jaya – Lampahan : 1.000 kg
7. UD. Akmal – Pante Raya : 500 kg
8. Boyhaki – Lampahan : 500 kg
9. Haji Amri – Lampahan : 500 kg
Total Distribusi : 12.000 kg
Komitmen Bupati dan Pengawasan Distribusi
Bupati Bener Meriah menegaskan bahwa seluruh pedagang yang menerima bantuan ongkos angkut wajib menjual gula kepada masyarakat dengan harga lebih rendah dari harga pasar saat ini dan mengikuti ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.
“Dengan masuknya 12 ton gula melalui skema subsidi transportasi ini, beban ongkos angkut sudah ditanggung pemerintah. Kami meminta para pedagang di Pondok, Pante Raya, Teritit hingga Lampahan untuk segera menyesuaikan harga jual agar masyarakat terdampak bencana dapat langsung merasakan manfaatnya,” tegas Bupati.
Pemerintah Daerah melalui Satgas Pangan dan Dinas Pangan Aceh akan melakukan pemantauan langsung pada hari distribusi untuk memastikan gula subsidi benar-benar sampai ke pengecer dan dijual sesuai komitmen subsidi yang telah disepakati.
Program ini diharapkan menjadi bantalan ekonomi yang efektif bagi masyarakat Bener Meriah dalam masa pemulihan pasca bencana hidrometeorologi serta menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....