Irigasi Hancur akibat Banjir Bandang, Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Terancam
- 30 Mar 2026 22:20 WIB
- Takengon
RRI.co.id, Blang Kejeren — Dampak banjir bandang yang melanda Kabupaten Gayo Lues pada akhir November 2025 lalu masih dirasakan hingga kini oleh masyarakat, khususnya para petani.
Salah satu kerusakan paling parah terjadi pada saluran irigasi di Desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, yang dilaporkan hancur total. Akibatnya, ratusan hektare lahan persawahan tidak lagi mendapatkan pasokan air, sehingga aktivitas pertanian warga lumpuh.
Kondisi ini berdampak luas hingga ke Desa Badak, di mana para petani terpaksa menghentikan aktivitas tanam padi dan kini menghadapi ancaman kekurangan air berkepanjangan.
Kepala Desa Rigeb, Jemadad, menyampaikan bahwa sejak bencana terjadi, masyarakat belum bisa kembali menggarap sawah mereka.
“Saat ini masyarakat tidak bisa menanam padi karena tidak ada aliran air. Kami sangat berharap adanya penanganan segera,” ujarnya, Senin, 30 Maret 2026.
Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Maliki bersama Kepala Pelaksana BPBD turun langsung ke lokasi untuk melakukan peninjauan.
Kunjungan ini dilakukan sebagai upaya percepatan rehabilitasi saluran irigasi yang menjadi urat nadi pertanian masyarakat, agar aktivitas pertanian dapat kembali berjalan normal dalam waktu dekat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....