Masyarakat Diminta Waspada Longsor dan Cuaca Ekstrem
- 14 Feb 2026 08:52 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon; Informasi cuaca terkini hadir di PRO 1 RRI Takengon, menghadirkan prakirawan dari BMKG Aceh, Novriana, melalui sambungan telepon, Sabtu, 14 Februari 2026. Dalam keterangannya, Novriana menyampaikan bahwa secara umum kondisi cuaca di wilayah Aceh masih dalam kategori normal. Namun demikian, masyarakat perlu mewaspadai potensi hujan yang diperkirakan terjadi pada siang, sore hingga malam hari di sejumlah wilayah.
“Untuk hari ini, cuaca secara umum normal, namun terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang berpeluang turun pada siang sampai malam hari,” jelasnya.
Selain itu, berdasarkan pantauan terkini, terdeteksi adanya titik panas di wilayah Aceh Tenggara dan Gayo Lues. Kondisi ini menjadi perhatian karena berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan apabila tidak diantisipasi secara dini.
Lebih lanjut, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda mengeluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di Wilayah Provinsi Aceh. Berdasarkan analisis pada Peta Prakiraan Angin lapisan 3000 feet, terpantau adanya pola siklonik di wilayah perairan Barat Aceh. Pola ini mendukung terbentuknya belokan angin (shearline) di wilayah Provinsi Aceh. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah shearline dan konvergensi, yang dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir/kilat dan angin kencang di sejumlah wilayah.
Untuk periode 11–15 Februari 2026 (Periode I), wilayah yang berpotensi terdampak antara lain: Aceh Tengah, Gayo Lues, Bener Meriah dan Aceh Tenggara. Sementara itu, untuk Periode II (16–20 Februari 2026), potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi di: Bener Meriah dan Aceh Tenggara.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah dataran tinggi dan daerah rawan bencana, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor, guguran bebatuan, banjir, serta bencana hidrometeorologi lainnya. Warga juga diharapkan tidak membakar lahan sembarangan serta terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi dari BMKG melalui kanal informasi terpercaya. Dengan meningkatnya potensi pertumbuhan awan hujan akibat dinamika atmosfer tersebut, kesiapsiagaan bersama menjadi kunci untuk meminimalkan risiko dampak bencana di wilayah Aceh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....