Masih Pakai Tas Selempang? Gaya Kamu Kini Cringe
- 29 Jan 2026 10:41 WIB
- Takengon
RRI.CO.ID, Takengon : Dunia mode terus bergerak cepat, dan apa yang dulu dianggap keren kini bisa berbalik menjadi bahan cibiran. Sejumlah pengamat fashion menyebut, gaya berpakaian yang sempat populer beberapa tahun lalu—seperti tas selempang (cross-body bag) dan teknik memasukkan baju setengah ke celana atau French tuck—kini mulai dianggap ketinggalan zaman, bahkan “cringe”.
Tren tas selempang yang dahulu identik dengan gaya kasual urban dan streetwear milenial, kini dinilai terlalu “aman” dan kehilangan sentuhan segar. Tas model ini pernah menjadi simbol kepraktisan sekaligus gaya, namun kini dianggap terlalu sering dipakai tanpa eksplorasi bentuk dan fungsi yang baru.
Hal serupa terjadi pada gaya French tuck—cara mengenakan kemeja atau kaus dengan hanya memasukkan bagian depan ke celana. Teknik ini sempat dipuji karena memberi kesan santai tapi tetap rapi. Namun menurut sejumlah stylist, gaya tersebut kini terlihat dipaksakan dan terlalu mengandalkan formula lama untuk tampil modis.
Masalahnya bukan pada item-nya, tapi pada konteks dan cara memakainya, banyak orang masih terjebak pada tren lama tanpa menyesuaikan dengan perkembangan siluet dan estetika terbaru.
Saat ini, tren mode global mulai bergeser ke arah potongan yang lebih longgar, layering berani, serta aksesori yang lebih fungsional dan eksperimental. Tas besar, tote bag, hingga tas bahu kembali naik daun, sementara gaya berpakaian yang terlalu ‘terkurasi’ justru mulai ditinggalkan.
Meski begitu, para ahli fashion menekankan bahwa fashion tetap bersifat personal. Label “cringe” lebih mencerminkan dinamika tren ketimbang aturan baku. Selama nyaman dan percaya diri, pilihan berpakaian tetap sah-sah saja.
Namun satu hal yang pasti, bagi mereka yang ingin tetap relevan di dunia mode, mengikuti perkembangan tren dan berani bereksperimen menjadi kunci. Sebab dalam fashion, yang terlambat beradaptasi bisa langsung tertinggal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....