Doa, Senjata Utama Seorang Mukmin
- 19 Feb 2025 06:47 WIB
- Takengon
KBRN, Takengon : Suasana subuh yang sejuk di Masjid Agung Ruhama pada Rabu, 19 Februari 2025, terasa semakin menyejukkan hati dengan tausyiah yang disampaikan oleh Ust. Isra Abubakar. Dalam ceramahnya, beliau mengingatkan jamaah tentang pentingnya kebaikan, ilmu, dan doa sebagai bagian dari kehidupan seorang mukmin.
Mengawali tausyiah, Ust. Isra Abubakar menyampaikan puji syukur kepada Allah SWT dan bershalawat kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW. Beliau kemudian mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an:
"Barang siapa yang berbuat satu kebaikan, maka Allah akan membalasnya dengan sepuluh kebajikan." (QS. Al-An'am: 160)
Ayat ini menunjukkan betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-Nya. Bahkan satu amal kebaikan yang kecil pun akan dibalas dengan pahala yang berlipat-lipat. Oleh karena itu, beliau mengajak jamaah untuk selalu melakukan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk ibadah, menolong sesama, maupun menuntut ilmu.
Lebih lanjut, Ust. Isra menekankan bahwa mengikuti kultum atau majelis ilmu adalah salah satu sarana untuk mencari ilmu agar hidup lebih terarah. Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim)
Dengan ilmu, seseorang akan lebih memahami ajaran agama dan mampu menjalani hidup sesuai dengan tuntunan Islam. Ilmu menjadi cahaya yang menerangi jalan kehidupan, menghindarkan seseorang dari kesesatan, dan mendekatkannya kepada Allah SWT.
Dalam ceramahnya, Ust. Isra Abubakar juga menegaskan bahwa senjata seorang mukmin bukan hanya benda tajam seperti pisau atau pedang, melainkan doa. Para nabi dan rasul telah mencontohkan bagaimana mereka selalu mengandalkan doa dalam menghadapi berbagai cobaan hidup.
Allah SWT berfirman:
"Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkannya. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari beribadah kepada-Ku akan masuk neraka dalam keadaan hina." (QS. Ghafir: 60)
Ayat ini menunjukkan bahwa orang yang enggan berdoa kepada Allah dianggap sebagai orang yang sombong. Sebaliknya, mereka yang selalu berdoa akan mendapatkan perlindungan dan keberkahan dalam hidupnya.
Di akhir ceramah, Ust. Isra Abubakar mengingatkan jamaah untuk selalu memanjatkan doa kepada Allah dengan tulus dan penuh keyakinan. Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW berbunyi:
"Ya Allah, berikanlah keselamatan pada agama kami, kesehatan pada jasad dan rohani kami, kelebihan dalam ilmu agama dan dunia, keberkahan pada harta dan rezeki kami, nikmat taubat sebelum maut, rahmat setelah maut, dan ampunan sebelum maut."
Dengan doa ini, kita memohon kepada Allah agar diberikan kehidupan yang berkah, ilmu yang bermanfaat, serta akhir yang husnul khatimah.
Tausyiah subuh yang disampaikan oleh Ust. Isra Abubakar mengingatkan kita tentang pentingnya berbuat kebaikan, menuntut ilmu, dan senantiasa berdoa kepada Allah SWT. Doa bukan hanya sekadar permohonan, tetapi juga bukti ketergantungan kita kepada Sang Pencipta. Semoga kita semua menjadi hamba yang selalu mendekatkan diri kepada Allah melalui ilmu dan doa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....