Henry, Buaya Tertua Didunia Berumur 123 Tahun

  • 14 Okt 2024 08:59 WIB
  •  Takengon

KBRN Redelong : Henry, Buaya Tertua di Dunia Berumur 123 Tahun

Henry, buaya tertua di dunia, baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-123. Buaya ini tinggal di Crocworld Conservation Centre, Scottburgh, Afrika Selatan, dan telah menjadi ikon bagi pengunjung taman konservasi tersebut. Lahir pada tahun 1901, Henry telah menjalani kehidupan yang panjang, menjadikannya sebagai salah satu buaya dengan umur terpanjang di dunia.

Henry pertama kali tiba di Crocworld pada tahun 1985 ketika usianya diperkirakan telah mencapai 85 tahun. Sejak itu, ia telah menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang datang untuk melihat buaya besar dengan panjang mencapai 5 meter dan berat sekitar 500 kilogram ini. Meskipun usianya sudah sangat tua, Henry masih menunjukkan vitalitas yang luar biasa. Ia tetap aktif berenang di kolam dan mampu mengonsumsi makanan berupa ayam, ikan, dan daging lainnya dengan baik.

Para ahli konservasi di Crocworld merasa bangga memiliki Henry sebagai salah satu koleksi utama mereka. Kehadiran Henry juga menjadi bagian penting dalam upaya edukasi tentang pentingnya perlindungan satwa liar, khususnya buaya yang kerap dianggap sebagai hewan berbahaya.

Menurut pihak pengelola Crocworld, Henry adalah contoh nyata dari kekuatan alam dan ketahanan spesies buaya. Mereka berharap, dengan perawatan yang baik, Henry dapat terus menikmati hidupnya di taman konservasi dan menjadi saksi hidup bagi banyak generasi pengunjung yang datang untuk melihatnya.

Henry, buaya tertua di dunia yang berumur 123 tahun, ternyata juga memiliki keturunan. Selama tinggal di Crocworld Conservation Centre di Scottburgh, Afrika Selatan, Henry menjadi ayah dari 10.000 lebih keturunan sejak pertama kali datang ke taman konservasi ini pada tahun 1985.

Pada usia 85 tahun, Henry bertemu dengan pasangan betinanya di Crocworld, salah satunya bernama Nellie. Meskipun usianya sudah terbilang tua saat itu, Henry menunjukkan vitalitasnya dalam beradaptasi dengan lingkungan baru dan berkembang biak dengan subur. Hingga saat ini, banyak dari anak-anak Henry telah berkembang dan menjadi bagian penting dari upaya konservasi buaya di sana.

Keturunan Henry tidak hanya menjadi daya tarik bagi pengunjung, tetapi juga membantu memperkuat populasi buaya di area konservasi tersebut. Para ahli di Crocworld memastikan bahwa generasi Henry dirawat dengan baik dan diawasi dalam lingkungan yang aman, memastikan kelangsungan hidup mereka dan mendukung pelestarian buaya di habitat alami maupun buatan.

Kehidupan Henry bersama keturunannya menjadi contoh nyata dari keberhasilan program konservasi yang mengedepankan kesejahteraan satwa liar serta edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya melestarikan spesies buaya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....