Puma FC Dorong Transformasi Sepak Bola Modern di Sangihe
- 26 Mar 2026 18:24 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Kabupaten Kepulauan Sangihe dinilai memiliki potensi bibit pesepak bola yang luar biasa, namun masih terkendala pada pemahaman teknik dan metode pelatihan modern. Pergeseran dari gaya bermain tradisional menuju taktik permainan (tactical gameplay) menjadi kunci utama agar talenta muda Sangihe memiliki daya saing dan nilai jual tinggi di kancah nasional.
Hal tersebut ditegaskan oleh Direktur Teknik Puma FC, Vendry Rorimpandey, dalam program Sore Ceria Pro2 RRI Tahuna, Rabu (25/3/2026). Vendry berbagi pengalamannya saat melakukan seleksi Pra-Popnas Sulawesi Utara di Sangihe beberapa tahun silam.
Vendry mengenang momen tahun 2021 saat dirinya menyeleksi sekitar 200 anak muda di lapangan Masjid Tahuna. Ia mengakui bahwa secara alamiah, pemuda di wilayah kepulauan memiliki modal fisik yang sangat mumpuni.
"Karakter anak-anak kepulauan ini seperti mutiara yang bagus. Modal fisik mereka sudah oke. Tinggal bagaimana kita memoles mutiara-mutiara ini dengan ilmu sepak bola agar mereka memiliki daya jual yang tinggi ke depan," ujar Vendry kepada rri.co.id.
Namun, Vendry menyoroti satu hambatan besar, yaitu masih kuatnya gaya bermain sepak bola tradisional yang cenderung mengandalkan kekerasan fisik dan mengabaikan aturan modern. Ia menekankan bahwa pola pikir lama seperti "bola boleh lewat, orang tidak boleh lewat" harus segera ditinggalkan. Menurutnya, tradisi yang salah hanya akan merugikan pemain dalam pertandingan resmi.
"Kalau sekarang, 'bola lewat orang tidak boleh lewat' itu artinya penalti dan kartu merah. Kita tidak akan pernah maju jika tetap berdiri di tradisi yang salah. Inilah tantangan kami untuk mengedukasi anak-anak tentang sepak bola modern," tegasnya.
Dengan polesan teknik yang tepat, Vendry optimistis "mutiara" dari perbatasan utara Indonesia ini akan mampu bersinar di liga-liga besar, asalkan mereka mau terbuka terhadap perkembangan ilmu sepak bola masa kini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....