Hari Jantung Sedunia, Pentingnya Cek Kardiovaskular secara Berkala
- 28 Sep 2026 18:03 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Setiap tanggal 29 September diperingati sebagai Hari Jantung Sedunia atau World Heart Day. Tahun ini peringatan Hari Jantung Sedunia lebih berfokus pada promosi pentingnya cek Kardiovaskular secara berkala untuk kesehatan jantung.
Tingginya insidensi penyakit tersebut dan hambatan untuk mengakses layanan kesehatan berhubungan dengan berbagai faktor penentu sosial ekonomi kesehatan. Serta kurangnya ketersediaan obat-obatan penyakit ini sehingga menjadi penyebab utama kematian dan kecacatan didunia.
| Baca juga: Ingin Jantung Sehat? Lakukan Tips Ini |
Masyarakat saat ini perlu meningkatkan pendidikan dan kesadaran kesehatan terhadap penyakit tersebut. 25 persen disebabkan oleh polusi udara berujung pada kematian akibat Kardiovaskular bagi yang tinggal di perkotaan.
Untuk menurunkan resiko penyakit tersebut diperlukan diet sehat, hindari makanan tinggi lemak dan padat energi serta pilihan makanan yang sehat. Sangat penting untuk meningkatkan kesadaran tentang penyakit jantung, tidak hanya untuk diri sendiri melainkan juga untuk orang-orang disekitar kita.
| Baca juga: Bijak menggunakan Botol Plastik |
Membangun gaya hidup sehat dan mencapai perubahan nyata yang dapat dilihat, rasakan dan banggakan adalah pilihan sendiri. Berat badan hanyalah angka, yang terpenting adalah bagaimana menjadi lebih sehat, bugar dan memiliki komposisi tubuh ideal.
Diperkirakan di seluruh dunia, penyakit Jantung Koroner menjadi pembunuh pertama yaitu sebesar 36 persen dari seluruh kematian. Angka ini dua kali lebih tinggi dari angka kematian akibat kanker.
Di Indonesia dilaporkan penyakit Jantung Koroner penyebab utama dari seluruh kematian 26,4 persen, empat kali lebih tinggi dari penyakit lainnya. Menurunkan beban penyakit Kardiovaskular di Indonesia bukan hanya tugas salah satu pihak, namun peran semua masyarakat.
Langkah sederhana untuk terhindar dari penyakit tersebut adalah makan makanan yang lebih sehat, berolahraga dan berhenti merokok. Mendatangi dan mendukung pelayanan akses pencegahan, kontrol penyakit Kardiovaskular karena investasi terbaik adalah tubuh dan kesehatanmu sendiri.(UMY)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....