Kenali Lima Penyebab Utama Benjolan di Leher, Ini Kata Dokter Loris
- 20 Sep 2026 17:41 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna – Benjolan di leher sering kali membuat seseorang khawatir terhadap kondisi kesehatannya. Namun, tidak semua benjolan di leher berkaitan dengan penyakit berbahaya atau keganasan.
Dokter Aprikonus Daud Loris, Spesialis Penyakit Dalam, menjelaskan terdapat beberapa penyebab pembesaran kelenjar getah bening. Kondisi tersebut dapat muncul akibat infeksi, gangguan sistem kekebalan tubuh, hingga penyakit keganasan. “Salah satu penyebab yang cukup sering ditemukan adalah infeksi saluran pernapasan. Radang tenggorokan, tonsil atau amandel, serta flu berkepanjangan dapat menyebabkan kelenjar getah bening mengalami pembesaran. Kondisi tersebut merupakan bagian dari respons tubuh ketika menghadapi infeksi,” kata Dokter Apri.
Ditambahkan Dokter Apri, penyebab berikutnya dapat berasal dari infeksi gigi dan mulut. Gigi berlubang, abses gigi, serta masalah gusi yang mengalami infeksi dapat memicu pembesaran kelenjar. Karena itu, keluhan benjolan leher juga perlu dikaitkan dengan kondisi kesehatan gigi dan rongga mulut.
Selain itu, pembesaran kelenjar getah bening dapat disebabkan infeksi tertentu yang berlangsung lebih lama. Salah satunya adalah tuberkulosis atau TBC, selain infeksi seperti cytomegalovirus dan beberapa infeksi kronis lainnya. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui penyebab pembesaran secara lebih tepat.
Penyakit autoimun juga termasuk salah satu kondisi yang dapat berkaitan dengan pembesaran kelenjar getah bening. Beberapa penyakit autoimun seperti lupus dan rheumatoid arthritis dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Gangguan tersebut terjadi ketika sistem imun mengalami perubahan dalam mengenali jaringan tubuh sendiri.
Penyebab lainnya yang perlu mendapat perhatian adalah kanker atau keganasan. Pembesaran kelenjar dapat berkaitan dengan keganasan seperti limfoma dan leukemia. Kondisi tersebut juga dapat terjadi akibat penyebaran kanker dari organ tubuh lainnya.
| Baca juga: ANC Penting Tekan Angka Kematian Ibu Hamil |
Dokter Loris mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menyimpulkan penyebab benjolan berdasarkan bentuk atau ukurannya. Pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya, terutama apabila benjolan menetap atau terus mengalami perubahan.
Masyarakat juga perlu memperhatikan gejala lain yang menyertai munculnya benjolan tersebut. Informasi mengenai lama benjolan, lokasi, keluhan demam, serta kondisi kesehatan lainnya dapat membantu proses pemeriksaan.
Menurut Dokter Loris, kewaspadaan menjadi penting ketika benjolan tidak kunjung menghilang atau semakin membesar. Pemeriksaan oleh tenaga kesehatan dapat membantu menentukan apakah kondisi tersebut berkaitan dengan infeksi atau penyebab lainnya.
Dirinya menghimbau masyarakat tidak mengabaikan benjolan yang menetap dan tidak diketahui penyebabnya. Deteksi serta pemeriksaan lebih awal dapat membantu menentukan langkah penanganan sesuai kondisi yang ditemukan. (Arsitini)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....