Dinas Kesehatan Sangihe Sosialisasi dan Edukasi Pelayanan Puskesmas

  • 09 Sep 2026 20:57 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Handry Pasandaran, ME, menjelaskan pelayanan kesehatan di puskesmas disesuaikan dengan ketersediaan sarana, prasarana dan tenaga kesehatan. Apabila fasilitas maupun tenaga yang tersedia belum memadai untuk menangani pasien, maka pasien akan dirujuk ke fasilitas kesehatan yang memiliki kemampuan lebih sesuai dengan kebutuhan pelayanan.

Hal tersebut disampaikan dr. Handry Pasandaran, ME, saat menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif Prosatu RRI Tahuna, Selasa 8 September 2026. Menurutnya, masih terdapat pemahaman yang keliru di tengah masyarakat terkait pelayanan puskesmas yang buka selama 24 jam.

"Pelayanan 24 jam di puskesmas tidak berarti seluruh layanan, termasuk poliklinik rawat jalan, beroperasi selama 24 jam penuh. Pelayanan poliklinik rawat jalan memiliki jadwal tersendiri, yakni pada hari kerja Senin hingga Jumat, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 Wita, serta tidak beroperasi pada hari libur nasional maupun hari raya," kata dokter Handry.

Menurut Handry, pasien dengan keluhan yang tidak termasuk kondisi gawat darurat yang datang di luar jam pelayanan rawat jalan akan diarahkan untuk kembali berobat sesuai jadwal poliklinik. Sementara pelayanan kegawatdaruratan tetap diberikan berdasarkan ketentuan dan kebutuhan medis pasien.

"Untuk menghindari antrean panjang, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan antrean online melalui kerja sama puskesmas dengan BPJS Kesehatan. Peserta JKN dapat menggunakan aplikasi Mobile JKN untuk melakukan pendaftaran secara daring sesuai fasilitas kesehatan tingkat pertama atau puskesmas tempat mereka terdaftar," ucap Kadis Kesehatan Sangihe,

Handry menambahkan, pendaftaran secara online memungkinkan masyarakat memperoleh nomor urut lebih awal meskipun datang ke puskesmas setelah pasien yang melakukan pendaftaran secara manual. Sistem tersebut menjadi bagian dari transformasi digital dalam meningkatkan kemudahan dan efisiensi pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Selain antrean online, seluruh puskesmas juga terus didorong menerapkan rekam medis elektronik. Menurut Handry, meskipun masih terdapat proses adaptasi, sejumlah puskesmas telah menunjukkan peningkatan kecepatan dan efisiensi pelayanan, seperti di Puskesmas Tona, di mana proses pendaftaran pasien kini lebih tertata sehingga masyarakat dapat langsung menuju unit pelayanan yang dibutuhkan.(Azizah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....