Lima Penyebab Tersering Nyeri Dada Kiri yang Perlu Diwaspadai
- 31 Agt 2026 14:13 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna – Nyeri pada bagian dada sebelah kiri sering kali membuat seseorang khawatir karena identik dengan gangguan jantung. Namun, nyeri dada kiri tidak selalu disebabkan oleh penyakit jantung. Ada sejumlah kondisi lain yang juga dapat menimbulkan keluhan serupa.
Dokter Aprikonus Loris, Spesialis Penyakit Dalam, menjelaskan terdapat beberapa penyebab yang cukup sering menimbulkan nyeri dada kiri dan perlu dikenali masyarakat.
Yang Pertama, gangguan jantung. Nyeri dada akibat gangguan jantung umumnya terasa seperti ditekan, tertindih, berat atau terhimpit. Keluhan dapat muncul saat beraktivitas dan dapat menjalar ke lengan, bahu, leher, rahang atau punggung. Kondisi ini perlu mendapat perhatian serius, terutama jika disertai sesak napas, keringat dingin, mual atau pusing.
| Baca juga: Punya Gangguan Ini, Waspada Gangguan Liver |
Kedua, gangguan lambung atau GERD. Naiknya asam lambung ke kerongkongan dapat menimbulkan sensasi terbakar atau nyeri di dada yang terkadang sulit dibedakan dari keluhan akibat jantung. Keluhan GERD dapat disertai rasa asam atau pahit di mulut dan sering memburuk setelah makan atau ketika berbaring.
Ketiga, masalah otot dan tulang dada. Ketegangan atau peradangan otot maupun jaringan di sekitar tulang dada dapat menyebabkan nyeri, termasuk di sisi kiri. Nyeri jenis ini dapat lebih terasa ketika bagian tertentu ditekan atau ketika tubuh melakukan gerakan tertentu.
Keempat, gangguan pada paru-paru. Beberapa penyakit paru dapat menyebabkan nyeri dada, terutama yang terasa semakin kuat ketika menarik napas atau batuk. Kondisi tertentu juga dapat disertai sesak napas sehingga memerlukan pemeriksaan segera.
Kelima, stres atau kecemasan. Kondisi psikologis seperti kecemasan dan stres juga dapat menimbulkan keluhan fisik berupa nyeri atau rasa tidak nyaman di dada. Karena gejalanya dapat menyerupai gangguan jantung, penyebab nyeri tetap perlu dipastikan melalui pemeriksaan yang tepat.
Dokter Aprikonus Loris mengingatkan masyarakat agar tidak langsung menyimpulkan bahwa setiap nyeri dada kiri merupakan penyakit jantung, tetapi juga tidak mengabaikannya.
Nyeri dada yang muncul tiba-tiba, berlangsung beberapa menit atau lebih, terutama jika disertai sesak napas, keringat dingin, mual, pusing, atau nyeri yang menjalar ke lengan, rahang maupun punggung, membutuhkan pertolongan medis segera.
Dengan mengenali karakteristik nyeri dan melakukan pemeriksaan medis, penyebab keluhan dapat diketahui sehingga penanganan yang diberikan bisa sesuai dengan kondisi pasien. (Arsitini)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....