Pahami Penyebab Terjadinya Anemia
- 30 Apr 2026 06:52 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Anemia adalah kondisi kurangnya sel darah merah sehat atau hemoglobin (g/dL). Hemoglobin merupakan protein dalam sel darah merah yang bertugas mengikat oksigen dari paru-paru dan membawanya ke seluruh jaringan tubuh. Gejala anemia seringkali tidak disadari pada tahap awal. Meski demikian ada beberapa tanda umum perlu diwaspadai seperti kelelahan ekstrem dan kurang energi, kulit pucat, sesak napas, terutama saat beraktivitas fisik, pusing atau sakit kepala, detak jantung tidak teratur, tangan dan kaki dingin, nyeri dada dan kuku rapuh.
Anemia dapat disebabkan berbagai faktor yang mengganggu produksi sel darah merah sehat, meningkatkan penghancuran sel darah merah, atau menyebabkan kehilangan darah.
Penyebab umum dari anemia adalah defisiensi nutrisi. Asupan nutrisi diperlukan tubuh untuk memproduksi sel darah merah dan hemoglobin secara adekuat. Kekurangan zat besi, vitamin B12, dan asam folat merupakan pemicu utama anemia nutrisional.
Penyebab lainnya seperti kekurangan zat besi yang merupakan penyebab anemia defisiensi besi, jenis anemia yang paling sering terjadi. Kekurangan vitamin B12, vitamin ini sangat membantu untuk pembentukan sel darah merah yang sehat dan fungsi saraf.
Kekurangan asam folat (Folat). Sama seperti vitamin B12, asam folat diperlukan untuk produksi sel darah merah yang matang. Hal ini bisa terjadi karena diet yang buruk, malabsorpsi, atau peningkatan kebutuhan folat selama kehamilan.
Kehilangan darah juga menyebabkan anemia, baik yang akut maupun kronis secara signifikan bisa mengurangi jumlah sel darah merah dalam tubuh. Kondisi ini perlu segera ditangani.
| Baca juga: Sesak Nafas, Waspada Cairan dalam Paru |
Beberapa kondisi medis jangka panjang dapat mengganggu produksi sel darah merah atau mengurangi umur sel darah merah, beberapa penyakit kronis bisa menyebabkan anemia. Seperti penyakit ginjal kronis, kanker, penyakit radang kronis, infeksi kronis sperti infeksi jangka panjang seperti HIV/AIDS atau tuberkulosis.
Selain itu masalah sumsum tulang, anemia aplastik yang merupakan ondisi langka terjadi ketika sumsum tulang berhenti memproduksi cukup sel darah baru, termasuk sel darah merah. Leukemia dan gangguan mielodisplastik serta kelainan genetik.
Anemia bisa dicegah dengan melakukan pola makan seimbang kaya akan zat besi (daging merah, hati, bayam), vitamin B12 seperti daging, ikan, produk susu dan asam folat seperti sayuran hijau gelap, buah jeruk. Disertai pemeriksaan kesehatan secara rutin. (Ac)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....