Sering Minum Bersoda, Waspada Penyakit ini

  • 26 Agt 2026 17:58 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Minuman bersoda sering menjadi incaran untuk melepas dahaga di tengah cuaca panas. Tetapi, jika dikonsumsi secara berlebihan dan dalam jangka waktu yang lama dapat memicu kelebihan berat badan dan berbagai masalah kesehatan lainnya.

Air berkarbonasi, pemanis, pewarna, dan pengawet merupakan bahan-bahan yang umumnya terkandung di dalam minuman bersoda. Bahkan, beberapa jenis minuman bersoda juga mengandung kafein dan alkohol meski dalam jumlah yang sedikit. Sehingga, penting untuk membatasi konsumsinya.

Dilansir dari laman Alodokter.com, berikut beberapa masalah kesehatan akibat konsumsi minuman bersoda secara berlebihan atau dalam jangka waktu lama:

1.Stroke dan serangan jantung

Penelitian menyatakan bahwa risiko terkena serangan jantung dan stroke akan meningkat pada orang yang mengonsumsi minuman bersoda dengan kandungan gula yang tinggi setiap harinya. Hal ini karena kebiasaan mengonsumsi minuman bersoda memiliki kaitan dengan peningkatan kolesterol, resistensi insulin, dan peradangan.

2.Obesitas

Minuman bersoda merupakan salah satu penyebab obesitas, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah berlebih. Tingginya gula dalam minuman bersoda dapat mengakibatkan penumpukan lemak hingga menyebabkan obesitas.

3.Diabetes

Jika dikonsumsi oleh penderita diabetes, minuman bersoda dapat menaikkan kadar gula dalam darah.

Gula dan kalori yang tinggi, ditambah tidak adanya asupan nutrisi penting lain dalam minuman bersoda, dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi dan masalah kesehatan terkait diabetes. Pasalnya, mengonsumsi minuman yang bergula dan berkalori untuk jangka panjang dapat menyebabkan resistensi insulin.

4.Osteoporosis

Beberapa penelitian menyatakan bahwa kandungan kafein pada minuman bersoda bisa menyebabkan kurangnya penyerapan kalsium pada tulang. Sehingga bisa meningkatkan risiko terjadinya osteoporosis bila dikonsumsi dalam jumlah banyak dan terlalu sering.

5.Kerusakan fungsi otak

Minuman bersoda pada umumnya telah ditambahkan pemanis buatan, seperti aspartam, yang mengandung fenilalanin. Jika dikonsumsi berlebihan dalam jangka waktu lama, minuman bersoda dapat meningkatkan risiko terjadi kerusakan otak, keterbelakangan mental, kejang, dan masalah kesehatan lain pada penderita gangguan genetik fenilketonuria.

Konsumsi minuman dengan kandungan aspartam dalam dosis tinggi dapat menyebabkan peningkatan kadar fenilalanin di otak secara signifikan.

Sehingga, mengkonsumsi makanan dan minuman yang menggunakan bahan pemanis buatan, termasuk minuman bersoda, sebaiknya dibatasi terutama pada orang-orang dengan kondisi mengalami gangguan tidur dan gangguan mental, karena fenilalanin dapat memperparah serangan cemas.

Dan bagi yang mengonsumsi obat-obatan antipsikotik atau yang mengandung levodopa.l, serta bagi yang menderita gangguan gerakan otot tardive dyskinesia.

6.Kerusakan gigi

Minuman bersoda umumnya mengandung kadar gula yang tinggi, seperti glukosa dan fruktosa. Kedua zat tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya gigi berlubang.(Ac)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....