PPKB Sangihe Dorong Ibu Berikan ASI Eksklusif
- 04 Agt 2026 21:31 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Kepulauan Sangihe terus mendorong para ibu untuk memberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif kepada bayi sebagai makanan terbaik pada awal kehidupan. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Penyuluhan dan Penggerakan Dinas PPKB Kepulauan Sangihe, Imelda Lawendatu, SSTP, dalam Dialog Interaktif Pro 1 RRI Tahuna, Senin 3 Agustus 2026.
Imelda mengatakan ASI merupakan anugerah yang secara alami telah diberikan Tuhan kepada setiap ibu untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi. Karena itu, selama tidak ada kendala medis, para ibu diharapkan memperjuangkan pemberian ASI eksklusif demi tumbuh kembang anak yang optimal.
"Kami selalu mendorong agar ibu memberikan ASI eksklusif karena memang itulah makanan terbaik bagi bayi. Selain bergizi, ASI juga praktis dan gratis, berbeda dengan susu formula yang memerlukan biaya tambahan. Kecuali memang ada kondisi medis yang membuat ibu tidak dapat menyusui meski sudah berupaya maksimal, tentu itu menjadi pengecualian," ujar Imelda.
Selain bermanfaat bagi bayi, menurut Imelda, menyusui juga memberikan dampak positif bagi kesehatan ibu. Ia mengaku pengalaman menyusui memberikan kebahagiaan tersendiri setelah menjalani aktivitas sehari-hari, sekaligus membantu ibu merasa lebih rileks dan membangun ikatan emosional yang kuat dengan bayi.
Ia menambahkan, kesehatan ibu menjadi faktor penting dalam keberhasilan pemberian ASI. Menurutnya, ibu yang sehat secara fisik dan mental akan lebih mudah menghasilkan ASI yang optimal. Dukungan pasangan dan komunikasi yang baik dalam keluarga juga dinilai berperan besar dalam menjaga kesehatan ibu menyusui.
Lebih lanjut, Imelda mengungkapkan masih minimnya edukasi menjadi salah satu kendala yang ditemui di masyarakat. Ia mengimbau para calon ibu agar mempersiapkan diri sejak masa kehamilan dengan mempelajari informasi mengenai kehamilan, persalinan, hingga menyusui, termasuk melalui Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang diberikan saat pemeriksaan kehamilan.
Imelda juga mengingatkan para ibu untuk tidak mengabaikan pemberian ASI hanya karena khawatir terhadap perubahan bentuk tubuh. Menurutnya, menjadi seorang ibu membutuhkan kesiapan dan keikhlasan untuk memberikan yang terbaik bagi bayi. Dengan edukasi yang memadai, dukungan keluarga, serta kesehatan fisik dan mental yang terjaga, pemberian ASI eksklusif diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Kepulauan Sangihe.(Azizah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....