Tahun 2026 Sangihe Kondisi Nihil Kematian Ibu

  • 05 Mei 2026 20:54 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Yulineke Laehe, S.Tr.Keb, menyebut hingga tahun 2026 Kabupaten Kepulauan Sangihe belum mencatat angka kematian ibu.

Hal tersebut disampaikan Yulineke berdasarkan koordinasi dengan Seksi Kesehatan Ibu dan Anak Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe beberapa waktu lalu.

Meski demikian, ia mengungkapkan masih terdapat kasus kematian bayi dalam beberapa tahun terakhir, yang setelah diaudit sebagian besar disebabkan oleh kelainan kongenital seperti penyakit jantung bawaan.

Yulineke berharap kondisi nihil kematian ibu di tahun 2026 dapat terus dipertahankan hingga akhir tahun.

Dalam Dialog Interaktif di Pro 1 RRI Tahuna, Selasa 5 Mei 2026, ia menegaskan bidan menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.

Menurutnya, bidan memiliki kontak berkelanjutan dengan perempuan mulai dari masa kehamilan, persalinan, pasca persalinan hingga pelayanan keluarga berencana.

Ia mengatakan pelayanan pemeriksaan kehamilan dilakukan melalui posyandu maupun puskesmas, dengan standar terbaru minimal enam kali kunjungan selama kehamilan.

Dari enam kali kunjungan tersebut, dua di antaranya wajib dilakukan bersama dokter spesialis sehingga ibu hamil akan dirujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan.

Namun demikian, Yulineke mengakui tantangan pelayanan kebidanan masih cukup besar, mulai dari rendahnya penerimaan sebagian masyarakat terhadap rujukan medis, kondisi geografis wilayah, hingga keterbatasan jumlah tenaga bidan.

Saat ini, kata dia, jumlah bidan di Kabupaten Kepulauan Sangihe tercatat sebanyak 155 orang yang tersebar di dua rumah sakit dan 17 puskesmas, namun jumlah itu dinilai masih belum memenuhi kebutuhan pelayanan ideal di seluruh wilayah.(Azizah)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....