Halua Kenari, Kuliner Tradisional Kampung Mala yang Tetap Bertahan Turun-Temurun

  • 23 Agt 2026 14:19 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID,Tahuna – Masyarakat Kampung Mala, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe,sebagian besar berprofesi sebagai pelaku Usaha rumahan Kue Halua Kenari yang terus bertahan menjaga cita rasa kuliner tradisional daerah secara turun-temurun.

Halua Kenari bukan sekadar kudapan, tetapi menjadi bagian kekayaan kuliner Sangihe yang diwariskan antargenerasi dan tetap disajikan masyarakat dalam berbagai kesempatan penting hingga kini.

Salah satu pelaku usaha Halua Kenari, Sardia Dalampalo, mengaku telah menekuni pembuatan kue tersebut selama lebih dari dua puluh tahun, sejak dirinya masih muda.

"Saya menekuni usaha ini selama kurang lebih 20 tahun, dan alhamdulilah usaha ini dapat membangun rumah sendiri,"ujranya.

Ketelatenan Sardia menghasilkan produk tradisional yang tidak hanya menjadi sumber penghidupan, tetapi juga menjaga identitas budaya Sangihe melalui cita rasa pangan lokal yang khas dan bernilai budaya.

Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kampung Mala, Zainuridho Salasa, menyampaikan pemerintah kampung terus memberikan perhatian terhadap pengembangan usaha kuliner lokal masyarakat setempat secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

"Dukungan pemerintah kampung diberikan sebagai bentuk kepedulian dalam mendorong ekonomi masyarakat, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha pangan tradisional agar semakin dikenal luas oleh konsumen daerah maupun luar,"kata Salasa.

Meski diproduksi secara tradisional, Halua Kenari Sardia mampu menjangkau konsumen hingga luar daerah, membuktikan cita rasa pangan lokal Sangihe memiliki peluang terus berkembang dan semakin diminati masyarakat. (Jumel)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....