Harga Barito di Kabupaten Kepulauan Sangihe Fluktuasi
- 02 Apr 2026 02:26 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Treenov T. Pontoh, S.H mengatakan, terjadi fluktuasi harga khususnya rempah-rempah. Setelah dicek lewat para pedagang ternyata pasokan rempah-rempah yang datangkan ke Tahuna adalah pasokan dari Provinsi Gorontalo.
Menurut Pontoh dalam acara Dialog Interaktif Prosatu Tahuna Selasa, 31 Maret 2026, harga yang diterima pedagang dari pemasok tinggi sehingga penjualan di pasar harganya ikut meningkat, karena ada biaya tambahan ketika mendatangkan rempah sampai ke pengecer atau pedagang.
"Kita ketahui bersama bahwa untuk Provinsi Gorontalo sebagian besar adalah umat muslim yang baru merayakan hari raya Idul Fitri termasuk petaninya, mereka belum secara maksimal melakukan panen sehingga pasokan terbatas yang berimbas pada harga penjualan rempah yang meningkat," katanya.
Ia menjelaskan komoditi yang mengalami fluktuasi harga yaitu cabe rawit. "Cabe rawit ini paling menonjol, hari ini sudah menembus sampai Rp140.000 hingga Rp. 150.000," ucapnya.
Dinas Perindag intens melakukan pemantauan dan pengawasan sambil melakukan komunikasi dengan para penjual khususnya di Pasar Towo'e Tahuna tentang permasalahan yang mempengaruhi kenaikan harga untuk komoditi tertentu.
"Sebatas pemantauan dan pengawasan yang kami lakukan sambil komunikasi berkaitan dengan permasalahan yang ada nanti dipikirkan secara bersama dalam kolaborasi dengan Dinas terkait apa solusi yang akan diambil berkaitan dengan fluktuasi harga saat ini," ujarnya. (Herlien
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....