Guru Perbatasan Sangihe Layani dengan Sukacita
- 07 Okt 2026 05:34 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe menilai kesejahteraan guru di wilayah perbatasan terus mendapat perhatian pemerintah.
Jew Wuatensembah Adriaan, S.Or., mengatakan guru yang bertugas di daratan Sangihe maupun wilayah kepulauan tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan sukacita.
“Secara finansial, moral, dan tanggung jawab, mereka melaksanakan tugas dengan penuh suka cita, baik yang ada di daratan Sangihe maupun kepulauan,” ujar Adriaan dalam Dialog Interaktif Pro 1 RRI Tahuna, Senin 5 Oktober 2026.
Menurutnya, guru di wilayah kepulauan mendapatkan sejumlah dukungan, termasuk tunjangan profesi guru dan tunjangan khusus guru. Pemerintah saat ini terus mengkomunikasikan persoalan bagi guru yang belum menerima Tunjangan Khusus Guru atau TKG.
Adriaan menjelaskan, penyaluran tunjangan khusus berkaitan dengan data pada sistem Dapodik yang terhubung dengan data wilayah atau kampung.
Karena itu, pemutakhiran data menjadi bagian penting agar guru yang memenuhi ketentuan dapat memperoleh haknya.
Meski demikian, tantangan guru di wilayah kepulauan masih berbeda dengan guru di perkotaan, terutama menyangkut akses transportasi dan jaringan komunikasi.
Wilayah Marore, Matutuang dan Kawaluso dapat dijangkau melalui kapal Sabuk Nusantara, sementara guru di Pulau Lipang masih menghadapi keterbatasan akses transportasi menuju Tahuna.
“Pemerintah pusat dan daerah terus bersinergi memberikan perhatian, terutama bagi guru yang masih menghadapi kendala akses transportasi,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah juga berupaya mendukung pembelajaran melalui bantuan akses jaringan internet di sekolah. Menurutnya, berbagai fasilitas yang tersedia perlu dioptimalkan sembari pemerintah terus mengkomunikasikan solusi bagi guru yang masih menghadapi kendala transportasi.(Azizah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....