Membangun di Atas Dasar yang Kokoh

  • 30 Sep 2026 21:29 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna – Firman Tuhan yang terdapat dalam Injil Matius pasal 7 ayat 24-27 tentang dua macam dasar bangunan. Bangunan oleh orang bijaksana dibangun di atas batu, sementara itu, bangunan orang bodoh dibangun di atas pasir.

“Dari bagian Alkitab ini kita belajar mendengar Firman Tuhan saja tidaklah cukup tetapi ketika kita mendengar dan melakukan, maka itulah orang bijaksana menurut pembacaan Alkitab” kata Pdt. Jetti Hontong Tumbale, S.Th, M.Pd.K dalam acara Mimbar Agama Kristen, Rabu 30 September 2026.

Ada perbedaan ketika mendengar Firman dan melakukan, ada orang yang hanya mendengarkan dan memperkatakan Firman Tuhan tetapi tidak melakukan. Umat Tuhan bisa sering membaca Alkitab, mendengarkan khotbah, atau sering berada dalam Persekutuan.

“Tetapi belumlah cukup ketika semua itu hanya sekedar seremonial belaka dan hanya sekedar mendengar saja. Yakobus mengatakan, iman tanpa perbuatan pada hakekatnya mati,” ucapnya.

Seseorang disebut bijaksana adalah ketika mendengar dan melakukan Firman Tuhan. Ketika Tuhan meminta untuk mengampuni maka belajarlah mengampuni dan saat Tuhan meminta mengasihi, upayakan untuk melakukan hal tersebut.

Iman yang kokoh bukan hanya iman yang mendengar tapi iman yang mendengar dan mau melakukan kehendak Tuhan. Dalam hidup pasti ada badai dan persoalan.

“Yesus tidak mengatakan bahwa rumah yang dibangun di atas batu tidak mengalami badai," kata Pdt. Jetti.

Orang yang percaya kepada Tuhan, tidak kebal dari persoalan karena hal itu adalah bagian dari hidup.

"Ada saat badai hidup menerpa, tapi badai itu tidak akan mampu merobohkan benteng orang yang berharap kepada Tuhan,” ujarnya. (Herlien)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....