Kebahagiaan Sejati adalah ketika Hidup Menurut Kehendak Tuhan

  • 30 Sep 2026 08:39 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Setiap manusia memiliki satu tujuan yang sama dalam kehidupan yaitu hidup dalam kebahagiaan. Tidak ada seorangpun yang menginginkan hidup dalam kegagalan, kekecewaan, dan penderitaan, tetapi manusia selalu ingin hidup dalam sukacita dan keberhasilan.

"Tetapi untuk menggapai kebahagiaan tidak segampang membalikan telapak tangan. Oleh karena itu berbagai cara ditempuh oleh manusia untuk mencari kebahagiaan itu", ujar Pendeta Jetti Hontong Tumbale, S.Th, M.Pd.K kepada RRI.

Menurut Pdt. Jetti, ada yang mengupayakan kebahagiaan itu dengan mendapatkan kekayaan yang banyak, ada yang mencari kebahagiaan dengan hidup berpesta pora dan kesenangan dunia lainnya. Ada juga pola pikir dengan menduduki jabatan tertentu maka ia akan bahagia.

"Kepada kita diperhadapkan dengan berbagai pilihan hidup. Dalam bagian Alkitab berkata, ada jalan yang membawa kita semakin dengan Tuhan tetapi ada juga jalan yang perlahan-lahan menjauhkan kita dari Tuhan," ujarnya.

Dalam Mazmur pasal satu, menggambarkan dua jalan kehidupan yaitu jalan orang benar dan jalan orang fasik. Firman Tuhan mengingatkan bahwa kebahagiaan sejati bukan karena memiliki banyak harta, bukan pula karena jabatan tertentu atau keberhasilan duniawi.

"Tapi mulai dari ayat satu, mau disampaikan bahwa kebahagiaan sejati itu adalah ketika kita mau hidup menurut kehendak Tuhan. Orang yang diberkati adalah orang yang mau menjaga kehidupannya, berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik," ujarnya.

Pdt. Jetti mengingatkan kejatuhan rohani seringkali terjadi secara perlahan karena itu penting umat Tuhan mengetahui bagaimana menjaga kehidupan. Dimulai dengan mendengar nasihat, karena ada nasihat yang mendatangkan sukacita tetapi ada juga nasihat yang mengantar pada kecelakaan. (Herlien)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....