Bank Sampah Berbasis Sekolah Kembali Dioptimalkan DLH Sangihe

  • 17 Sep 2026 16:12 WIB
  •  Tahuna

RRI. CO. ID, Tahuna - Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, berupaya mengoptimalkan kembali program bank sampah berbasis sekolah di sejumlah satuan pendidikan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Christine Amelia Janis Makagansa, mengatakan kepada rri.co.id pengelolaan bank sampah lebih mudah dikontrol apabila diterapkan di lingkungan sekolah dengan melibatkan para siswa.

Menurutnya, keterlibatan siswa tidak hanya bertujuan mengurangi timbulan sampah yang dibawa ke tempat pemrosesan akhir atau TPA, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter peduli lingkungan sejak dini.

“Kalau kita melibatkan anak-anak sekolah, lebih mudah kita kontrol dibandingkan kalau kita melibatkan di kelurahan. Tujuannya juga bagaimana mengurangi timbulan sampah yang ada di TPA. Kemudian untuk anak-anak sekolah, kita membina karakter mereka supaya lebih mencintai lingkungan dan lebih peduli terhadap sampah yang ada di sekitar sekolah maupun di rumah masing-masing,” ujar Christine kepada RRI.

Christine menjelaskan, program bank sampah tersebut juga diarahkan untuk mendukung pengolahan sampah plastik menjadi bahan bakar minyak, salah satunya jenis pertrasol.

Ia menyebutkan, pengumpulan sampah plastik di lingkungan sekolah sebelumnya sudah pernah dilakukan. Namun, pelaksanaannya belum berjalan maksimal sehingga pada tahun ini DLH Sangihe akan berupaya mengoptimalkan kembali program tersebut.

“Tujuan utama kita juga mendukung bank sampah yang progresnya sekarang ini mengubah plastik menjadi BBM jenis pertrasol. Selama ini pengumpulan sampah plastik di sekolah sudah pernah berjalan, tetapi kurang maksimal. Sehingga di tahun ini kami akan berusaha untuk mengoptimalkan kembali,” jelasnya.

Optimalisasi bank sampah berbasis sekolah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya, sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA. (Dipo)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....