El Nino Picu Kenaikan Harga Cabai di Sangihe
- 01 Sep 2026 14:57 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Dampak fenomena El Nino mulai dirasakan petani di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kondisi cuaca panas dan kekeringan menyebabkan produksi sejumlah komoditas hortikultura menurun dan berdampak pada fluktuasi harga di pasaran.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Sangihe, Franky Natingkaseh, S.Pi, mengatakan kondisi tersebut sejalan dengan informasi yang disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan dalam Dialog Interaktif Pro 1 RRI Tahuna. Menurutnya, kenaikan harga paling terasa pada komoditas cabai, sementara harga tomat masih relatif aman.
Franky menjelaskan, berdasarkan pantauan di wilayah kerja hingga pasar, harga tomat masih berada di kisaran enam ribu rupiah. Berbeda dengan cabai yang mengalami kenaikan cukup tinggi akibat terbatasnya pasokan, baik dari petani lokal maupun daerah pemasok dari luar Sangihe.
Menurutnya, kondisi serupa juga terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Berdasarkan informasi dalam koordinasi tingkat provinsi, harga cabai di berbagai daerah bahkan telah berada di atas seratus ribu rupiah, sedangkan pasokan dari luar daerah juga tercatat mencapai kisaran seratus empat puluh ribu rupiah.
Franky mengatakan, dampak El Nino turut memengaruhi minat petani untuk melakukan penanaman, terutama memasuki musim tanam kedua hingga perkiraan musim tanam ketiga. Sebagian petani masih enggan menanam karena khawatir kekurangan air, sementara petani yang tetap melakukan budidaya mengalami penurunan produksi saat panen.
Menurutnya, kekeringan menjadi salah satu kendala utama dalam kegiatan pertanian karena ketersediaan air sangat penting bagi tanaman. Untuk itu, Dinas Pertanian telah berkoordinasi dengan para penyuluh guna memverifikasi wilayah dan petani yang paling terdampak kesulitan air, sebagai dasar koordinasi dengan pemerintah daerah dalam penyediaan sumber daya air.
Selain itu, Dinas Pertanian mulai mendorong kegiatan penanaman di sejumlah sentra, termasuk lahan milik pemerintah daerah. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan pasokan pangan hortikultura dari produksi lokal, sekaligus membantu menjaga ketersediaan dan kestabilan harga pangan di Sangihe di tengah dampak El Nino.(Azizah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....