Sangihe Masuk Wilayah Potensi Banjir Rob 13 hingga 18 Juli 2026

  • 12 Jul 2026 21:23 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir pesisir (Rob) yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah pesisir Sulawesi Utara akibat fenomena Super New Moon pada 14 Juli 2026.

Ketua Tim Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung, Ricky Daniel Aror, mengatakan fenomena Super New Moon terjadi ketika fase Bulan Baru bertepatan dengan posisi Bulan berada pada jarak terdekat dengan Bumi (Perigee).

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tinggi muka air laut maksimum yang dapat memicu banjir rob di wilayah pesisir yang rentan.

“Berdasarkan hasil pemantauan data muka air laut dan prediksi pasang surut, terdapat potensi banjir pesisir di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk beberapa daerah di Sulawesi Utara. Masyarakat yang berada dan beraktivitas di kawasan pesisir diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan selama periode potensi rob berlangsung,” kata Ricky.

Untuk wilayah Sulawesi Utara, potensi banjir rob diperkirakan terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe pada 13 hingga 18 Juli 2026. Sementara itu, wilayah Bolaang Mongondow Utara diperkirakan berpotensi mengalami rob pada 14 hingga 18 Juli 2026. Adapun wilayah Bolaang Mongondow, Minahasa Selatan, Manado Tua, Kota Manado, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kota Bitung, Kema, Minahasa Utara, dan Kabupaten Kepulauan Talaud diperkirakan terdampak pada 14 hingga 17 Juli 2026, sedangkan Minahasa Tenggara pada 14 sampai 16 Juli 2026.

Ricky menambahkan, masyarakat yang beraktivitas di pelabuhan, kawasan permukiman pantai, tambak, maupun sektor perikanan diharapkan terus memantau informasi cuaca maritim dan peringatan dini BMKG. Langkah tersebut penting untuk mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut terhadap aktivitas dan keselamatan masyarakat di wilayah pesisir. (Mm)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....