Momo Aprilyaningsih Ajak Pemuda Sangihe Aktif Kenali Potensi Daerah

  • 02 Sep 2026 13:36 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna – Padatnya aktivitas perkuliahan dan tanggung jawab organisasi di kampus tidak menjadi halangan bagi Aprilyaningsih Putri Stirman untuk menorehkan prestasi gemilang. Berkat ketekunan dan wawasan luas yang dimilikinya, ia sukses dinobatkan sebagai Momo Intelligence Sangihe 2026 dalam siaran Sore Ceria Pro2 RRI Tahuna, Selasa (1/9/2026).

April menceritakan bahwa keputusan awalnya mendaftar didasari oleh dorongan kuat dari keluarga, khususnya Mama, di tengah kesibukannya menjalani praktik dan kepanitiaan akademik. Restu dan dukungan moral tersebut membulatkan tekadnya untuk mengambil kesempatan berharga dalam ajang pemilihan duta wisata daerah.

"Awalnya saya sebenarnya tidak berencana ikut karena cukup sibuk dengan kuliah, praktik, dan kegiatan kepanitiaan di kampus. Tetapi setelah mendapat dorongan untuk mendaftar, saya akhirnya mencoba mengambil kesempatan tersebut. Apalagi saya mendapat dukungan dari keluarga, terutama orang tua," ujar April.

Ujian terberat yang dihadapinya selama karantina adalah bagaimana menjaga stamina fisik di tengah jadwal kegiatan yang sangat padat. Bahkan, kondisi tubuhnya sempat menurun dan mengalami demam menjelang akhir karantina, namun ia tetap memaksakan diri menyelesaikan seluruh rangkaian agenda dengan penuh tanggung jawab.

Meski persaingan di antara para finalis terbilang ketat, ia menilai suasana kompetisi tetap berjalan sehat dan suportif. Dukungan antarpeserta menjadi energi tersendiri yang menguatkan mental mereka untuk memberikan penampilan terbaik di hadapan dewan juri dan masyarakat.

Melalui ajang ini, wawasan April terhadap sektor pariwisata dan kebudayaan Kepulauan Sangihe semakin terbuka luas. Ia menyadari masih banyak potensi destinasi wisata lokal serta kearifan lokal yang belum tergali secara maksimal dan layak untuk dipromosikan lebih masif ke luar daerah.

Sebagai penutup, ia mengajak kaum muda Sangihe untuk berani mengambil setiap peluang pengembangan diri yang ada. Menurutnya, kepedulian terhadap pelestarian budaya dan kemajuan daerah harus dimulai dari kesadaran generasi muda itu sendiri sebagai penerus estafet pembangunan. (Julfan)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....