Satlantas Sangihe Kedepankan Edukasi dalam Operasi Patuh

  • 13 Jun 2026 12:19 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Satuan Lalu Lintas Polres Kepulauan Sangihe menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran berlalu lintas.

Hal tersebut disampaikan Kanit Regident Satlantas Polres Kepulauan Sangihe, IPDA Recky Adhitra Ulaan, dalam Dialog Interaktif Pro 1 RRI Tahuna, Jumat 12 Juni 2026.

Menurut Recky, petugas akan memberikan edukasi dan teguran kepada pengendara yang melakukan pelanggaran ringan, seperti tidak menggunakan helm saat berkendara.

Sementara itu, untuk pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya, seperti mengemudi dalam pengaruh minuman keras, petugas akan melakukan tindakan tegas berupa penilangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia menjelaskan, upaya edukasi juga terus dilakukan melalui kegiatan sosialisasi ke sekolah-sekolah yang dilaksanakan secara rutin oleh Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Sangihe.

Sosialisasi tersebut menyasar pelajar tingkat SMP dan SMA dengan materi keselamatan berkendara, termasuk pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan menghindari perilaku berkendara yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Recky mengakui bahwa secara aturan anak di bawah umur belum diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor. Namun dalam kondisi tertentu, khususnya bagi pelajar SMA yang menghadapi keterbatasan ekonomi dan transportasi, pihak kepolisian tetap mengedepankan pendekatan persuasif melalui edukasi.

Ia menegaskan, apabila petugas menemukan pelajar yang tidak menggunakan helm atau memakai knalpot brong saat patroli, kendaraan dapat diamankan sementara untuk diberikan pembinaan dan edukasi agar lebih patuh terhadap aturan lalu lintas.

Terkait penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Recky mengatakan hingga saat ini Kabupaten Kepulauan Sangihe belum memiliki fasilitas pendukung untuk penerapan sistem tersebut.

Menjelang pelaksanaan Operasi Patuh yang direncanakan berlangsung bulan depan, Satlantas Polres Sangihe akan menargetkan berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas, seperti penggunaan knalpot brong, berboncengan lebih dari dua orang, serta kendaraan yang tidak memenuhi standar kelayakan jalan.

Operasi tidak hanya dilaksanakan di Tahuna, tetapi juga menjangkau seluruh kecamatan di wilayah daratan Kabupaten Kepulauan Sangihe guna meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.(Azizah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....