BMKG Konfirmasi Tsunami Telah Terjadi di Sitaro

  • 08 Jun 2026 08:40 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Maritim Bitung, Ricky Aror, mengonfirmasi bahwa tsunami telah terdeteksi di wilayah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) berdasarkan hasil pengamatan alat ukur muka air laut (tide gauge).

Ricky Aror menjelaskan, peringatan dini tsunami saat ini telah memasuki tahap ketiga (PD 3), yakni fase ketika kejadian tsunami mulai terkonfirmasi melalui data pengamatan lapangan dan peralatan pemantau yang tersebar di sejumlah wilayah.

“Berdasarkan pengamatan muka air laut pada peringatan dini tsunami tahap tiga, tsunami telah terdeteksi di beberapa wilayah, termasuk di Ulu Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro,” kata Ricky Aror.

Selain di Sitaro, tsunami juga terdeteksi di beberapa lokasi lain seperti Halmahera Barat dan Melonguane. Ketinggian gelombang yang tercatat dari hasil pengamatan berada di kisaran 20 sentimeter.

Menurut Ricky, meskipun ketinggian gelombang yang terukur relatif kecil, kejadian tersebut tetap dikategorikan sebagai tsunami karena telah terjadi perubahan muka air laut yang terekam oleh instrumen pengamatan BMKG.

Ia menambahkan, BMKG masih terus memantau perkembangan muka air laut di berbagai wilayah yang masuk dalam peringatan dini tsunami. Data dari alat pemantau akan terus diperbarui untuk memastikan kondisi terkini di lapangan.

“Masyarakat di wilayah pesisir diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah serta informasi resmi BMKG sampai peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir,” ujarnya.

BMKG menegaskan bahwa gempa bumi berkekuatan besar yang terjadi sebelumnya memang berpotensi memicu tsunami. Karena itu, masyarakat diminta tidak mengabaikan peringatan yang telah dikeluarkan dan tetap menjauhi area pantai hingga situasi dinyatakan aman oleh pihak berwenang. (Ms)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....