Gelar Karya SMPN 2 Tahuna Tumbuhkan Kreativitas

  • 22 Mei 2026 21:14 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - SMP Negeri 2 Tahuna melaksanakan kegiatan gelar karya bagi siswa kelas 7 dan 8 pada Kamis 21 Mei 2026 hingga Jumat 22 Mei 2026. Kegiatan tersebut menjadi puncak pelaksanaan program kokurikuler semester genap di lingkungan sekolah.

Kepala SMP Negeri 2 Tahuna, Margaretha Tampi, S.Pd menjelaskan, kokurikuler merupakan bagian dari penilaian sekolah yang bertujuan memperdalam disiplin ilmu yang dipelajari siswa melalui berbagai mata pelajaran di sekolah.

Untuk kelas 8, kegiatan kokurikuler mencakup 10 mata pelajaran, sementara kelas 7 melaksanakan pendalaman pada 11 mata pelajaran. Program tersebut menjadi kesinambungan dari pembelajaran intrakurikuler yang selama ini diterima siswa di kelas.

Menurut Margaretha Tampi, gelar karya menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan kreativitas, sportivitas, serta kemampuan mereka dalam memahami materi pembelajaran melalui berbagai karya dan penampilan.

Pada semester genap tahun ini, gelar karya mengangkat tema “Kehidupan yang Berkelanjutan”. Tema tersebut difokuskan pada penerapan kehidupan yang bersih, sehat, dan teratur dalam kehidupan sehari-hari.

Berbagai hasil karya ditampilkan siswa baik secara kelompok kelas maupun individu. Melalui kegiatan tersebut, siswa diberi ruang untuk menggali potensi dan menampilkan kemampuan terbaik mereka di hadapan guru dan orang tua.

Pihak sekolah juga mengundang orang tua murid untuk hadir dan menyaksikan langsung perkembangan anak-anak mereka selama mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

Kehadiran orang tua diharapkan dapat mempererat kerja sama antara sekolah dan keluarga dalam mendukung pendidikan serta pembentukan karakter siswa.

Margaretha Tampi berharap para orang tua dapat terus memberikan motivasi kepada anak-anak serta mengontrol kehidupan mereka, baik di rumah maupun di luar lingkungan sekolah.

Ded
Kepala sekolah SMP negeri 2 Tahuna Margaretha Tampi Saat memberikan sambutan.(Foto: RRI/Amir Yusuf)

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap penggunaan telepon genggam agar siswa tidak mengalami kecanduan gawai, sehingga nilai-nilai tentang kehidupan berkelanjutan, hidup bersih, dan sehat yang dipelajari di sekolah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.(Amir)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....