Hari Keluarga Internasional Jadi Momentum Pererat Hubungan Keluarga di Sangihe
- 15 Mei 2026 10:38 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Peringatan Hari Keluarga Internasional tahun 2026 menjadi momentum penting bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk mempererat hubungan dalam keluarga. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, dr. Joppy Thungari, M.Kes, dalam dialog interaktif di Pro 1 RRI Tahuna, Jumat (15/5/2026).
Hari Keluarga Internasional tahun ini bertepatan dengan cuti bersama bagi sebagian pegawai, kesempatan tersebut sebaiknya dimanfaatkan untuk membangun kebersamaan di tengah keluarga.
“Bagi yang cuti, mari gunakan waktu yang ada dengan sebaik mungkin. Jangan cuma masing-masing sibuk dengan HP di rumah, tetapi luangkan waktu bersama keluarga, bercakap-cakap, bersenda gurau, ataupun jalan-jalan bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan, keluarga memiliki peranan penting dalam tumbuh kembang anak. Anak membutuhkan kasih sayang, perhatian, penghargaan, dan rasa aman agar dapat berkembang secara optimal.
“Anak adalah karunia bagi keluarga. Sebagaimana kita semua pernah diasuh oleh orang tua kita, maka anak-anak saat ini juga harus diberikan lingkungan yang baik untuk bertumbuh. Mereka ingin dicintai, dipeluk, dihargai, dan diberikan rasa aman,” katanya.
Peran tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab mama dan papa, tetapi juga seluruh anggota keluarga seperti oma dan opa yang turut hadir dalam lingkungan pengasuhan anak. Ia berharap keluarga - keluarga di Sangihe tetap kuat dan harmonis dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan karena keluarga yang kuat akan melahirkan anak-anak yang hebat dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
“Ketika keluarga bisa harmonis dan kuat, maka masyarakat akan menjadi lebih baik dan Sangihe bisa lebih sejahtera,” ucapnya.
Sementara itu, Kabid Penyuluhan dan Penggerakan Dinas P2KB Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Imelda Lawendatu, S.STP, juga mengajak masyarakat untuk tetap bertahan dan tidak mudah menyerah menghadapi persoalan keluarga.
“Apapun persoalan dan proses yang dihadapi masing-masing keluarga, jangan menyerah. Keluarga yang kuat pasti anaknya juga hebat,”katanya. (alvrina)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....