Keluarga Iloheluma di Sangihe Gelar Tradisi Walima Peringati Maulid Nabi

  • 08 Sep 2026 07:02 WIB
  •  Tahuna

RRI. CO. ID, Tahuna - Rumpun Keluarga Iloheluma Gorontalo di Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan melaksanakan tradisi Walima di Kelurahan Manente, Senin, 7 September 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan menjadi momentum bagi keluarga besar Iloheluma untuk mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus mempererat tali silaturahmi antaranggota keluarga dan masyarakat.

Ketua Rumpun Iloheluma Yusuf Tomayahu kepada rri.co.id mengakan tradisi Walima merupakan salah satu budaya masyarakat Gorontalo yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Tradisi ini identik dengan penyajian berbagai makanan yang ditata dan dihias secara khas sebagai bagian dari ungkapan syukur serta kecintaan kepada Rasulullah," ujarnya.

Bagi Rumpun Keluarga Iloheluma Gorontalo di Sangihe, pelaksanaan Walima tidak hanya menjadi bagian dari perayaan keagamaan, tetapi juga upaya untuk menjaga dan melestarikan budaya Gorontalo yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Peringatan Maulid Nabi diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW serta mendorong umat Islam untuk meneladani akhlak, perjuangan, dan ajaran Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Selain diisi dengan doa dan kegiatan keagamaan, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk mempererat hubungan kekeluargaan. Kebersamaan dalam menyiapkan dan melaksanakan tradisi Walima mencerminkan semangat gotong royong serta kepedulian antaranggota keluarga.

Ketua rumpun Yusuf berharap tradisi Walima dapat terus dipertahankan di tengah perkembangan zaman, sehingga nilai-nilai budaya dan keagamaan tetap diwariskan kepada generasi muda.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kelurahan Manente tersebut menjadi bukti bahwa keberagaman budaya di Kabupaten Kepulauan Sangihe dapat terus hidup dan berkembang melalui kebersamaan masyarakat dalam menjaga tradisi dan nilai-nilai keagamaan.(Jumel)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....