Waspada! Musim Kemarau di Sangihe Datang Lebih Awal

  • 02 Apr 2026 17:56 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe mengimbau masyarakat untuk mewaspadai datangnya musim kemarau yang diprediksi tiba lebih awal pada April 2026. Fenomena perubahan iklim ini memicu pergeseran pola cuaca ekstrem, di mana periode kering muncul mendahului siklus normal yang biasanya baru terjadi pada Agustus hingga September.

Hal tersebut ditegaskan oleh Staf Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana, Dicky Lungkang, dalam program Obrolan Spada di Pro2 RRI Tahuna, Rabu (1/4/2026). Ia menjelaskan bahwa Sangihe saat ini tengah mengalami transisi iklim yang cukup signifikan.

Dicky menjelaskan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, wilayah Indonesia termasuk Sangihe dipengaruhi oleh fenomena La Niña yang membawa curah hujan tinggi. Namun, saat ini arah angin telah mengalami perubahan pola dari arah Barat beralih ke arah Timur.

"Seharusnya saat ini kita masih berada di fase puncak musim penghujan. Namun, karena adanya perubahan struktur iklim, angin kini bertiup dari arah Australia yang bersifat kering. Akibatnya, kelembapan menurun dan suhu udara mulai meningkat," ujar Dicky kepada rri.co.id.

Berdasarkan data siaran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Sulawesi Utara termasuk Kepulauan Sangihe masuk dalam zona peringatan dengan kode warna kuning. Status ini menunjukkan tingkat kerawanan sedang menuju tinggi yang diperkirakan akan bertahan hingga bulan September mendatang.

Dicky mengingatkan masyarakat untuk belajar dari pengalaman beberapa tahun silam, di mana kekeringan panjang sempat membuat Pemerintah Daerah (Pemda) kewalahan dalam mendistribusikan bantuan air bersih.

Ia menekankan bahwa kemarau yang datang lebih awal ini berpotensi mengganggu stabilitas ekosistem hutan dan ketersediaan sumber air baku. Masyarakat diminta untuk lebih bijak dalam penggunaan air serta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....