Gembalakanlah DombaKu, Panggilan Melayani Dengan Kasih
- 23 Mei 2026 08:41 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna, -Gembalakanlah dombaku, panggilan melayani dengan kasih, sebagai ajakan bagi umat untuk meneladani semangat pelayanan Yesus Sang Gembala Baik dalam kehidupan sehari-hari.
Febiyola Silangen Penyuluh Agama Katolik melalui program Mimbar Agama Katolik di RRI Pro 1 Tahuna Jumat 22 Mei 2026 mengatakan menjadi kawanan kecil di kelompok tengah mayoritas adalah tantangan tersendiri. Kita memang tidak berdiri di hadapan penguasa seperti Paulus di hadapan Raja Agripa sebagaimana dikisahkan dalam Bacaan Pertama.
“Setiap hari kita dihadapkan pada pilihan, tetap setia atau memilih diam demi rasa aman dan nyaman. Kita tahu rasanya disalahpahami, diabaikan, atau bahkan direndahkan karena iman kita” Kata Febyola
| Baca juga: Tuhan Hadir lewat Cara yang Tidak Terduga |
Febyola mengungkapkan Hidup Petrus menjadi cermin yang sangat manusiawi bagi kita. Ia menyangkal Yesus bukan hanya dengan kata-kata, melainkan juga dengan sikap. Kita pun sering melakukan hal serupa, yaitu ketika kita memilih aman, mengikuti arus, atau lebih mengutamakan penerimaan orang lain daripada kebenaran Kristus.
Yesus memulihkan Petrus bukan dengan menuntut penjelasan, melainkan dengan memberikan kepercayaan. Inilah kasih sejati, yang tidak hanya menutupi masa lalu, tetapi juga membuka masa depan.
Di tengah kegagalan dan rasa takut, Yesus menegaskan satu tugas Gembalakanlah domba-Ku, Tema ini menantang kita, apakah kita sungguh menyukai dan melayani Tuhan sampai hidup kita menjadi nyata bagi keselamatan sesama.
Melalui bacaan Injil Kisah para rasul 25 ayat 13 sampai 21, Paulus tidak berhenti berbicara dan memberi kesaksian, meski harus berhadapan dengan berbagai proses dan tekanan. Ia tetap menyampaikan kebenaran tentang imannya. Meski menghadapi ketidakpastian, ia tidak mengkhianati panggilannya.
Menurut Febyola disini kita belajar bahwa kesetiaan pada iman sering berjalan seiring dengan ketekunan menghadapi situasi sulit, tidak mudah menyerah, dan tidak mengubah pesan menjadi sekadar aman.
Gembalakanlah domba-Ku berarti menggembalakan dengan kasih, bukan dengan kuasa, memberi arah dan penjagaan, setia sampai pada tahap pengorbanan.
Febyola mengajak umat bahwa pelayanan yang benar selalu berakar pada hubungan pribadi dengan Kristus, maka marilah kita memohon agar Tuhan membentuk hati kita menjadi gembala yang setia berani mendengarkan, tabah menghadapi tantangan, dan melayani dengan kasih. (OJ)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....