Bijak Bermedia Sosial dan Memperbarui Kemanusiaan

  • 04 Apr 2026 09:36 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna – Kebangkitan Kristus seharusnya memberikan dampak nyata bagi kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa sejak awal, Allah menciptakan manusia sebagai gambarnya, dan semua manusia, tanpa terkecuali, memegang martabat tersebut.

Pendeta Leopold Tamalawe, S.Th, M.PdK, mengatakan pembaruan kemanusiaan melalui Paskah memungkinkan kita melihat setiap orang dengan cara pandang baru, menghormati sesama sebagai ciptaan Allah.

Perayaan Paskah harus tercermin dalam relasi yang saling kuat dan penuh kasih. Kemanusiaan yang diperbarui harus memancarkan kasih, keadilan, perdamaian, solidaritas, dan penghormatan terhadap martabat semua orang, lintas agama dan komunitas.

“Umat Kristen, baik Protestan maupun Katolik, untuk memulai pembaruan ini dari rumah tangga dan gereja agar berdampak luas di masyarakat,”katanya.

Media sosial adalah berkat Allah yang harus digunakan bijak untuk mendukung ciptaan baru manusia yang dibaharui.

“Kita harus melihat dampak dari setiap konten yang dibagikan—media sosial seharusnya menjadi sarana menyembuhkan luka kemanusiaan akibat konflik, kekerasan, kemiskinan, diskriminasi, dan ketidakadilan, bukan sebaliknya,” ujarnya.

Pendeta Leopold mengingatkan bahwa panggilan umat Kristen tidak tergantikan oleh digitalisasi. Jangan sampai media sosial menggantikan panggilan kita untuk menempatkan manusia sebagai manusia ciptaan Allah.

“Kita harus memanfaatkan teknologi untuk menebarkan kasih dan keadilan, bukan untuk menimbulkan luka baru,”ucapnya. (alvrina)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....