Tiga Puluh Empat Kampung dan Kelurahan di Sangihe Terdampak Kelangkaan Air Bersih
- 04 Okt 2026 05:37 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Sebanyak 34 kampung dan kelurahan di 10 kecamatan di Kabupaten Kepulauan Sangihe terdampak kelangkaan air bersih akibat kemarau berkepanjangan yang dipicu fenomena El Niño.
Kepala BPBD Sangihe, Wandu Labesi, mengatakan pemerintah daerah telah menggelar rapat koordinasi untuk membagi tugas dalam pendistribusian air bersih kepada masyarakat.
Distribusi air bersih di wilayah Tahuna Raya ditangani Perumda Air Minum Ake Wanua, sedangkan wilayah di luar Tahuna Raya dilayani mobil tangki BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
"Namun, penyaluran air bersih masih menghadapi kendala, terutama keterbatasan bahan bakar solar dan kendaraan tangki yang harus menjalani perbaikan," jelasnya.
Labesi menjelaskan, kondisi tersebut menyebabkan selama sepekan terakhir hanya satu mobil tangki yang beroperasi untuk melayani masyarakat di luar Tahuna.
Selain keterbatasan kendaraan, minimnya sarana penampungan air di kampung membuat petugas harus menyalurkan air dari rumah ke rumah sehingga membutuhkan waktu lebih lama.
“Kalau di kampung tersedia bak penampung atau tandon air, distribusi akan lebih efisien. Dalam sehari, kami bisa mendistribusikan air ke dua atau tiga kampung,” ujar Wandu Labesi.(Alfa)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....