El Niño, Petani Sangihe Kesulitan Air untuk Lahan Pertanian

  • 04 Okt 2026 05:27 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Dampak El Niño menyebabkan petani di Kabupaten Kepulauan Sangihe kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan lahan pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Sangihe, Frangky Nantingkase, mengatakan ketersediaan air mulai berkurang sehingga petani harus bekerja lebih keras untuk mendapatkan pasokan air.

Selain berdampak terhadap tanaman, kekeringan juga menjadi beban tambahan dalam menjalankan kegiatan pertanian. Mereka membutuhkan tenaga dan waktu lebih banyak untuk mengambil atau mengalirkan air dari sumber yang masih tersedia menuju lahan pertanian.

"Sebagian petani bahkan harus mengambil air dari sumber yang jauh dari lokasi lahan yang sedang ditanami. Kondisi tersebut menjadi salah satu kendala dalam kegiatan pertanian di tengah kemarau berkepanjangan yang melanda wilayah Sangihe," kata Frangky.

Menurutnya, penyediaan sarana irigasi menjadi salah satu upaya untuk membantu petani memenuhi kebutuhan air bagi tanaman.

“Petani harus bekerja ekstra karena sumber air mulai berkurang. Bantuan jaringan irigasi air tanah dan irigasi perpompaan sangat bermanfaat bagi petani,” ucap Frangky.

Ia berharap dukungan berbagai pihak dalam penyediaan air dapat membantu petani menghadapi dampak El Niño dan menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian.(Alfa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....