Firman Tuhan Menguatkan Umat di tengah Berbagai Pergumulan

  • 17 Sep 2026 06:17 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Pendeta Boyke Dehoop, S.Th, dalam acara Mimbar Agama Kristen di Prosatu RRI Tahuna, (16/9/2026), mengajak umat kristiani untuk kembali menempatkan Tuhan sebagai sumber pengharapan di tengah berbagai persoalan kehidupan. Pesan tersebut mengambil dasar dari Mazmur 23:1, yaitu Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

"Kehidupan manusia saat ini dihadapkan pada berbagai pergumulan, baik persoalan pribadi, kehidupan bermasyarakat, maupun kondisi dunia dan bangsa yang penuh tantangan. Situasi tersebut dapat membuat seseorang semakin khawatir dalam menjalani kehidupan sehari-hari,"ujarnya.

Melalui kisah Daud, umat diminta memahami pentingnya menjadikan Tuhan sebagai andalan dalam menjalani kehidupan. Pernyataan Tuhan adalah gembalaku tidak hanya menjadi ungkapan iman, tetapi juga menunjukkan sikap Daud yang bergantung dan mempercayakan hidupnya kepada Tuhan.

"Daud dikenal sebagai sosok yang sejak muda membangun hubungan dengan Tuhan melalui pujian dan penyembahan. Dalam perjalanan hidupnya, ia menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketika berhadapan dengan Goliat. Dengan keyakinan bahwa Tuhan menyertainya, Daud menghadapi Goliat dan akhirnya mengalahkannya,"ucapnya.

Ia mengingatkan bahwa manusia memiliki keterbatasan. Kekuatan, pengetahuan dan kemampuan manusia tidak selalu cukup untuk menghadapi seluruh persoalan kehidupan. Hal tersebut sejalan dengan Yohanes 15:5 yang mengingatkan bahwa di luar Tuhan, manusia tidak dapat berbuat apa-apa.

Selain mengajak umat untuk bergantung kepada Tuhan, renungan tersebut juga menekankan pentingnya tidak dikuasai kekhawatiran terhadap masa depan. Berbagai persoalan dan informasi yang terjadi dapat membuat manusia terus memikirkan hari esok, sementara kehidupan yang sedang dijalani adalah hari ini.

"Karena itu, umat kristiani harus menyerahkan kehidupan kepada Tuhan dan mempercayakan setiap pergumulan kepada-Nya. Pesan dalam Mazmur 37:5, yaitu menyerahkan hidup kepada Tuhan dan percaya kepada-Nya, menjadi pengingat agar manusia tetap menaruh pengharapan kepada Tuhan di tengah keadaan yang tidak selalu mudah,"ujar Pendeta Boyke.

Umat Kristiani harus mengutamakan Tuhan, sebagaimana pesan dalam Matius 6:33 tentang mencari Kerajaan Allah dan kebenarannya. Persoalan hidup mungkin tidak selalu hilang, tetapi umat diajak untuk menghadapinya dengan tetap memiliki Tuhan sebagai tempat berharap dan bersandar. (alvrina)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....