Firman Tuhan Mengubah Kekacauan Menjadi Harapan dalam Kehidupan

  • 18 Jul 2026 11:21 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.Id, Tahuna - Umat Tuhan diajak untuk melihat setiap persoalan hidup dalam terang firman Tuhan, sebab tidak ada keadaan yang berada di luar kuasa-Nya. Melalui renungan bertema terang Tuhan yang mengubah kekacauan menjadi harapan, umat diingatkan bahwa kondisi sulit, pergumulan dan keterbatasan bukanlah akhir dari perjalanan hidup, karena Tuhan selalu memiliki rencana yang baik bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya.

Pendeta Boyke S. Dehoop, S.Th, dalam acara Mutiara Pagi, (18/7/2026), mengatakan bahwa kisah penciptaan dalam Kitab Kejadian memperlihatkan bagaimana Tuhan bekerja dari keadaan bumi yang belum berbentuk, kosong, dan gelap gulita hingga menjadi ciptaan yang indah. Firman Tuhan menunjukkan bahwa dari keadaan yang tampak tidak memiliki harapan sekalipun, kuasa Tuhan mampu menghadirkan perubahan, keteraturan, dan kehidupan yang baru.

“Tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan. Seperti bumi yang awalnya belum berbentuk dan kosong, tetapi kemudian Tuhan menjadikannya indah, demikian juga hidup kita. Apa yang terlihat kacau bukan berarti menjadi akhir, karena Tuhan masih bekerja dalam kehidupan kita,"ujarnya.

Kekacauan bukanlah akhir dari pekerjaan Tuhan. Setiap persoalan, masalah, dan pergumulan yang dialami manusia tidak boleh membuat seseorang kehilangan harapan. Melalui firman Tuhan dalam Yeremia 29:11, umat diteguhkan bahwa Tuhan memiliki rancangan damai sejahtera, rancangan masa depan, dan penuh harapan bagi umat-Nya.

Renungan tersebut juga mengingatkan bahwa Tuhan tetap hadir sekalipun manusia sedang berada dalam keadaan gelap dan penuh tantangan. Seperti Roh Tuhan yang hadir sebelum terang dinyatakan dalam kisah penciptaan, demikian pula Tuhan selalu menyertai perjalanan hidup manusia. Ia menjadi tempat perlindungan dan kekuatan, sebagaimana firman Tuhan dalam Mazmur 46:2 yang menegaskan bahwa Allah adalah perlindungan dan kekuatan bagi umat yang berharap kepada-Nya.

“Persoalan dan keadaan yang kita alami bukanlah cerita akhir hidup kita. Ada rencana Tuhan, ada janji Tuhan, dan ada pertolongan Tuhan yang tetap bekerja dalam setiap keadaan,"katanya.

Melalui pesan firman Tuhan ini, umat diteguhkan untuk terus percaya bahwa perubahan dimulai ketika Tuhan berfirman. Firman Tuhan memiliki kuasa untuk menghadirkan sesuatu yang belum ada menjadi ada, memberi kekuatan dalam kelemahan, serta membawa manusia keluar dari situasi yang sulit. Firman Tuhan tidak kembali dengan sia-sia, tetapi akan melaksanakan kehendak-Nya dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan. (alvrina)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....