Legislatif dan Eksekutif Sangihe mulai Bahas Perubahan Anggaran pada APBD 2026

  • 20 Agt 2026 12:20 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah mulai membahas Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.

Hal itu ditandai dengan digelarnya Rapat Paripurna Penyampaian Pengantar Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026, Rabu (19/8/2026), di Ruang Sidang Gedung DPRD Sangihe.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Sangihe Denny Roy Tampi, didampingi Wakil Ketua I Risald P. Makagansa dan Wakil Ketua II Marvein Hontong, serta dihadiri jajaran anggota DPRD. Agenda paripurna ini menjadi pintu awal bagi Lembaga DPRD mengawal perubahan arah penganggaran daerah berdasarkan kondisi dan kebutuhan yang berkembang sepanjang tahun berjalan.

Ketua DPRD Sangihe Denny Roy Tampi menjelaskan tahapan pembahasan telah disiapkan berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah DPRD pada 18 Agustus 2026.

Setelah penyampaian pengantar KUA-PPAS Perubahan APBD, proses selanjutnya yakni pembahasan Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

"Ini menjadi agenda strategis pintu awal untuk menjalankan fungsi DPRD terhadap perubahan arah penganggaran daerah kedepan," kata Tampi.

Rangkaian pembahasan ini menjadi ruang bagi DPRD untuk melihat kembali arah kebijakan anggaran pemerintah daerah, termasuk menilai kesesuaian antara kebutuhan masyarakat, kemampuan fiskal daerah dan program pembangunan yang akan dijalankan.

"Tahapan pembahasan telah disiapkan berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah DPRD pada 18 Agustus 2026," ucap Tampi.

Paripurna turut dihadiri Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, Wakil Bupati Tendris Bulahari, Pj. Sekda, para Asisten Sekda serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Sangihe.

Dengan dimulainya pembahasan tersebut, DPRD bersama pemerintah daerah diharapkan dapat membangun komunikasi yang terbuka sehingga perubahan APBD tidak hanya berorientasi pada penyesuaian angka, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan pembangunan yang muncul di tengah masyarakat.

(Anthon)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....