KPH Pastikan Hutan Sangihe Masih Relatif Aman
- 07 Agt 2026 21:04 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Kondisi kawasan hutan di wilayah kerja Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Unit III Sangihe Talaud Sitaro hingga saat ini masih relatif aman dari kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Meski demikian, keberadaan tutupan hutan di sejumlah kawasan diakui telah mengalami perubahan akibat aktivitas masyarakat di dalam kawasan hutan.
Kepala Unit Operasi Polisi Kehutanan UPTD KPH Unit III Sangihe Talaud Sitaro Dinas Kehutanan Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Iskandar Mashanafi, SH, mengatakan hingga kini pihaknya belum menerima laporan terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kepulauan Sangihe, Talaud, maupun Sitaro. Menurutnya, keterbatasan jumlah personel tidak mengurangi komitmen petugas dalam menjaga kawasan hutan.
"Sampai saat ini kondisi hutan di wilayah Sangihe, Talaud dan Sitaro masih aman, belum ada laporan kebakaran hutan dan lahan. Memang personel kami masih terbatas, tetapi kami tetap berupaya menjaga kawasan hutan agar tetap terpelihara dengan baik," kata Iskandar dalam Dialog Interaktif Pro 1 RRI Tahuna, Jumat 7 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, kondisi kawasan hutan saat ini sudah tidak sepenuhnya dipenuhi pepohonan. Di sejumlah lokasi, kawasan hutan telah dimanfaatkan masyarakat sehingga banyak ditumbuhi tanaman tahunan seperti kelapa dan cengkih.
Menurutnya, penetapan kawasan hutan dilakukan sejak 1984 sehingga pihaknya tidak dapat memastikan apakah masyarakat telah lebih dahulu bermukim atau kawasan tersebut baru kemudian ditetapkan sebagai kawasan hutan.
Iskandar menambahkan, sejak KPH mulai beroperasi pada 2017, kondisi tersebut sudah ditemukan di lapangan. Ia juga menjelaskan bahwa lembaga KPH sebelumnya dikenal sebagai Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL), sebelum pada 2019–2020 disederhanakan menjadi KPH yang mengelola kawasan hutan lindung maupun hutan produksi dalam satu sistem pengelolaan.
Menurutnya, perubahan iklim dan fenomena El Nino meningkatkan potensi terjadinya kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan. Meski dampak Karhutla di Kabupaten Kepulauan Sangihe belum terlalu signifikan, beberapa kawasan di Kabupaten Kepulauan Talaud mulai menunjukkan perubahan tutupan lahan yang didominasi alang-alang sehingga memerlukan kewaspadaan.
Untuk mencegah Karhutla, KPH Unit III terus melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat agar tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar. Selain itu, patroli rutin juga dilaksanakan sebagai langkah pencegahan dini guna menjaga kawasan hutan tetap aman dari ancaman kebakaran.(Azizah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....