Dinas P2KB Sangihe Intensif Edukasi dan Pendampingan Cegah KDRT

  • 02 Agt 2026 16:54 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID,Tahuna - Pemerintah daerah melalui Dinas P2KB Kabupaten Kepulauan Sangihe terus memperkuat upaya pencegahan kekerasan dalam rumah tangga melalui pendampingan dan edukasi kepada masyarakat.

Berbagai persoalan keluarga menjadi perhatian, mulai dari pernikahan usia muda hingga tekanan ekonomi yang berpotensi memicu konflik.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Penggerakan Dinas P2KB Daerah Sangihe Imelda Lawendatu kepada rri. co.id belum lama ini.

Menurutnya dalam pembinaan kepada tenaga lini lapangan, pihaknya menekankan pentingnya memetakan kondisi nyata setiap keluarga.

Langkah tersebut dilakukan agar berbagai persoalan dapat dideteksi sejak dini dan segera memperoleh pendampingan yang tepat.

"Salah satu faktor yang disoroti adalah pernikahan pada usia remaja, banyak pasangan muda dinilai belum memiliki kesiapan emosional, psikologis, maupun tanggung jawab dalam membangun kehidupan berkeluarga sehingga rentan menghadapi berbagai persoalan." kata Imelda.

Selain itu, ketidakstabilan ekonomi juga menjadi pemicu terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, kondisi tersebut dapat meningkatkan tekanan dalam keluarga apabila tidak diimbangi dengan pengelolaan yang baik dan dukungan lingkungan sekitar.

Karena itu, tenaga lini lapangan diharapkan tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga aktif memberikan edukasi, pendampingan, dan solusi kepada masyarakat agar berbagai faktor risiko dapat diminimalkan sejak awal.

Melalui upaya tersebut, Imelda berharap mampu mewujudkan keluarga yang berkualitas, harmonis, dan sejahtera, sehingga kasus kekerasan dalam rumah tangga dapat terus ditekan dan kehidupan keluarga menjadi lebih baik.(Jumel)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....