BPS Sangihe Tegaskan Data Ekonomi 7,07 Persen
- 26 Feb 2026 18:34 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Pernyataan Bupati Sangihe Michael Thungari pada syukuran satu tahun kepemimpinan tentang data peningkatan ekonomi daerah diatas 7 persen menjadi perbincangan publik terlebih melalui media sosial.
Muncul spekulasi sebagian kalangan masyarakat bahwa data tersebut berbanding terbalik dengan kondisi yang ada dimana Sangihe masih tertinggi di Sulawesi Utara untuk angka kemiskinan.
Dalam postingan di media mainstream (Medsos) angka pertumbuhan ekonomi Sangihe yang di tulis 7,7.
Permasalahan tersebut akhirnya mendapat jawaban resmi dari BPS Sangihe yang merupakan Lembaga statistik pemerintah.
Kepala BPS Sangihe Sangihe, Eko Siswanto, SST, M.SE, kepada wartawan membantah tegas bahwa angka 7,7 persen bukan data resmi yang di rilis.
Dalam penjelasannya, Eko menuturkan bahwa angka pertumbuhan yang sempat dipublikasikan BPS adalah sebesar 7,7 persen dan data ini masuk dalam kategori quarter to quarter (Q to Q).
Artinya, data ini merupakan perbandingan kinerja ekonomi Triwulan IV (Oktober–Desember) terhadap Triwulan III (Juli–September) tahun 2025, bukan merupakan gambaran pertumbuhan ekonomi tahunan secara keseluruhan.
“Kami harus luruskan disini bahwa angka 7,07 persen itu adalah pertumbuhan Q to Q. Jadi bukan pertumbuhan tahunan," Kepala BPS Sangihe, Eko Siswanto.
Sementara data 7,7 persen yang beredar di publik, Ia tegaskan bukan merupakan rilis resmi dari BPS.
“Kami tegaskan data 7,7 bukan rilisan data kami, kemungkinan data tersebut merupakan data tim percepatan ekonomi dan inflasi daerah,” jelasnya.
Penegasan ini disampaikan guna menghindari kurang pahamnya masyarakat terhadap data berupa persentase dan sekaligus meluruskan bahwa angka pertumbuhan ekonomi yang dirilis BPS selalu memiliki metodologi dan periode penghitungan yang jelas. (Anthon)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....