Program MBG Dorong Kualitas SDM Anak Indonesia

  • 06 Feb 2026 09:06 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu bentuk nyata kebijakan strategis pemerintah pusat dalam mewujudkan visi Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan generasi Indonesia yang berkualitas, baik dari sisi fisik maupun sumber daya manusia (SDM).

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Max H.V.Pangimangen,SH, M.Th, mengatakan sejak Presiden Prabowo Subianto dilantik, arah pembangunan nasional menunjukkan visi dan misi yang jelas, dilandasi semangat patriotisme serta kepedulian terhadap masa depan anak-anak Indonesia.

Menurutnya, kualitas generasi muda menjadi fokus utama pemerintah, bukan hanya soal jumlah penduduk, tetapi bagaimana memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing di tengah dinamika global yang semakin ketat.

Untuk menerjemahkan visi tersebut, pemerintah menghadirkan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dirancang secara matang, mulai dari regulasi, mekanisme, hingga tahapan implementasi di lapangan.

"Di Kabupaten Kepulauan Sangihe, sebagai wilayah terdepan di utara Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina."program MBG telah mulai diimplementasikan dan diluncurkan oleh Bupati Sangihe beberapa waktu lalu."

Max Pangimangen menyebutkan, penerima manfaat MBG telah tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Tamako, Tabukan Utara, serta wilayah Kota Tahuna, dan telah diterima langsung oleh masyarakat sasaran.

Ia menegaskan, program ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kemandirian bangsa, ketahanan pangan, serta komitmen bahwa Indonesia tidak boleh lapar, tidak boleh sakit, dan harus berdiri di atas kekuatan sendiri.

Lebih lanjut disampaikan, dukungan terhadap program MBG juga melibatkan peran aktif TNI dan Polri, mulai dari pengawasan, pembinaan, hingga penyiapan lahan pangan di daerah, guna menjamin ketersediaan bahan baku yang berkualitas dan berkelanjutan.

Sementara itu, pemerintah daerah hingga saat ini terus melakukan koordinasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG, meskipun belum sepenuhnya menjadi eksekutor utama, namun tetap berada di garis depan dalam memastikan program tersebut berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, khususnya pelaku ekonomi kecil di sektor pertanian, perikanan, dan pangan.(Azizah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....