Perempuan Perbatasan Dorong Pengembangan SDM

  • 05 Mar 2026 18:08 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID,Tahuna – Peran perempuan dalam mendorong peningkatan sumber daya manusia melalui pendidikan di daerah perbatasan cukup signifikan. Selain itu perempuan di perbatasan banyak juga sebagai motivator bagi anak-anak untuk terus belajar dan menjadi generasi penerus yang lebih baik. Diera komunitas perbatasan, perempuan berperan sebagai guru, mentor, dan bahkan pendiri sekolah informal.

Seperti Celline Army Sandil, Ketua LKP Sangihe Learning Center. Ia menggeluti usaha dalam bidang pendidikan dan pelatihan program kursus bahasa Inggris, lebih banyak mengambil tenaga perempuan untuk bisa terlibat dalam kegiatan sehari hari di tempat usahanya.

“Dengan keterlibatan mereka, anak-anak di perbatasan memiliki akses lebih baik dalam dunia pendidikan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas SDM di perbatasan,”ujarnya.

Dia menyadari kabupaten Sangihe sebagai daerah perbatasan, peningkatan sumber daya manusia bedah jauh dengan daerah lain di Indonesia. Faktor ekonomi keluarga dan lingkungan sebagai salah satu indikator generasi muda di daerah ini tidak dapat melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Untuk itu dia mendorong di hari perempuan tahun 2026 ini dapat meningkatkan kesadaran kaum gender dapat bangkit melawan kemiskinan dengan pendidikan.(Jumel)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....