BMKG Proyeksikan Cuaca Mudik Lebaran 2026, Waspadai Hujan

  • 04 Mar 2026 13:44 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mulai memproyeksikan kondisi cuaca menjelang arus mudik Idulfitri 2026. Proyeksi tersebut disertai strategi mitigasi untuk memastikan perjalanan masyarakat yang melaksanakan mudik dapat berlangsung aman dan lancar.

Paparan tersebut disampaikan BMKG dalam Rapat Koordinasi Persiapan Idulfitri yang digelar di Jakarta pada 2 Maret 2026. Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani menegaskan bahwa kondisi cuaca selama periode mudik Lebaran masih perlu diwaspadai, khususnya pada paruh pertama Maret 2026.

“BMKG terus melakukan analisis dan pemantauan kondisi atmosfer secara berkelanjutan, serta senantiasa menyampaikan informasi peringatan dini cuaca secara tepat waktu guna mendukung keselamatan masyarakat dan aktivitas selama periode Angkutan Lebaran,” kata Faisal.

BMKG memaparkan bahwa sepanjang Maret 2026 sebagian besar wilayah Indonesia masih berada dalam periode musim hujan. Pada dasarian pertama Maret atau 1–10 Maret, cuaca diprakirakan didominasi hujan ringan hingga sedang. Meski demikian, sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat, seperti Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, serta Nusa Tenggara Timur.

Memasuki pertengahan hingga akhir Maret, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di berbagai daerah. Beberapa wilayah bahkan tetap memiliki peluang hujan lebat, antara lain Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, hingga wilayah pegunungan Papua.

Selain curah hujan, BMKG juga mengingatkan adanya potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus yang dapat memicu hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas transportasi, khususnya penerbangan dan perjalanan laut yang biasanya meningkat menjelang arus mudik Lebaran.

Sementara itu, kondisi cuaca di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam beberapa waktu terakhir juga menunjukkan pola yang sejalan dengan musim hujan. Dalam beberapa hari terakhir, wilayah Sangihe kerap diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang disertai kondisi langit berawan hampir sepanjang hari.

Suhu udara di wilayah ini umumnya berkisar antara 24 hingga 28 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan yang cukup tinggi. Kondisi tersebut juga berpotensi memengaruhi aktivitas pelayaran masyarakat yang banyak mengandalkan transportasi laut antar pulau.

Karena itu, masyarakat Kepulauan Sangihe yang berencana melakukan perjalanan menjelang Lebaran, baik melalui jalur laut maupun udara, diimbau untuk terus memantau informasi prakiraan cuaca dari BMKG agar perjalanan dapat dilakukan dengan lebih aman.

Rekomendasi Berita