Wisata Hemat ke Yogyakarta, Jalan-Jalan di Malioboro Jadi Pilihan

  • 04 Okt 2026 14:28 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Yogyakarta menjadi pilihan wisata menarik bagi masyarakat Solo karena menawarkan berbagai destinasi dengan biaya perjalanan relatif cukup terjangkau. Pelajar dan mahasiswa dapat memanfaatkan transportasi umum seperti KRL untuk melakukan perjalanan singkat menuju Yogyakarta dengan biaya hemat.

Setibanya di Stasiun Yogyakarta, wisatawan dapat berjalan kaki menuju Malioboro karena kawasan tersebut berada tidak jauh dari stasiun. Pilihan tersebut membuat perjalanan sederhana karena wisatawan dapat menikmati suasana kawasan tanpa harus menyewa kendaraan tambahan selama berwisata.

Malioboro menjadi kawasan ikonik Yogyakarta yang menawarkan beragam aktivitas wisata sekaligus ruang publik bagi masyarakat dan wisatawan lokal. Penelitian Baharuddin, Kasmita, dan Salam (2017) menunjukkan wisatawan merasa puas terhadap daya tarik Malioboro berdasarkan beberapa aspek pelayanan wisata.

Kepuasan tersebut meliputi pemandangan, aksesibilitas, keamanan, kenyamanan, fasilitas, infrastruktur jalan, pelayanan, penerangan, serta informasi yang tersedia bagi wisatawan. Kawasan Malioboro juga dapat dinikmati dengan berjalan kaki sambil melihat pertokoan, pedagang, kuliner, dan aktivitas masyarakat sepanjang jalan.

Penelitian Putri dan Marcillia (2021) menunjukkan Malioboro memiliki aktivitas dan pengguna setelah kawasan tersebut mengalami revitalisasi sebagai ruang publik. Penelitian menilai aspek aktivitas, kenyamanan, aksesibilitas, dan interaksi sosial untuk melihat pembentukan ruang publik setelah revitalisasi kawasan Malioboro.

Selanjutnya, wisatawan dapat mengalokasikan anggaran untuk kuliner, oleh-oleh, atau aktivitas tambahan lainnya. Konsep perjalanan tersebut cocok bagi mahasiswa dan anak muda yang ingin menikmati Yogyakarta tanpa mengeluarkan biaya secara berlebihan.

Perjalanan menuju Malioboro menggunakan KRL menjadi salah satu pilihan wisata sederhana dengan memanfaatkan transportasi publik yang tersedia tersebut. Dari perjalanan kereta hingga berjalan kaki menyusuri Malioboro, wisata hemat tetap dapat memberikan pengalaman menikmati suasana khas Yogyakarta.(Gadis- Mahasiswa Magang UIN Ska)

Referensi :

1. Baharuddin, A., Kasmita, M., & Salam, R. (2017). Analisis Kepuasan Wisatawan Terhadap Daya Tarik Wisata Malioboro Kota Yogyakarta. Jurnal Ad’ministrare, 3(2), 107.

2. Putri, M. N. F. N., & Marcillia, S. R. (2022). User’s Perception of Public Space at Malioboro Street After Revitalization using Placemaking Approach. BESt: Journal of Built Environment Studies, 3(1), 17-26.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....