Pokdarwis Solo Akui Kendala Sinergi dan Koordinasi
- 25 Apr 2026 06:05 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Solo mengakui masih menghadapi sejumlah kendala dalam pengembangan pariwisata berbasis wilayah. Salah satu kendala utama adalah kurangnya sinergi dan koordinasi antar pihak.
Ketua Pokdarwis Kota Solo, Mintorogo, mengatakan tantangan terbesar berada pada kekompakan internal dan komunikasi lintas sektor. Menurutnya, pariwisata merupakan sektor yang melibatkan banyak pihak.
“Pariwisata ini lintas sektor. Kalau tidak ada koordinasi dan komunikasi yang baik, sulit berkembang,” ujarnya, Jumat 24 April.
Ia menjelaskan, kepengurusan Pokdarwis saat ini merupakan formasi baru periode 2026 hingga 2029. Kondisi ini membutuhkan proses adaptasi dan penyamaan visi.
“SK kepengurusan ini baru semua, jadi perlu penyamaan visi, misi, dan langkah ke depan,” katanya.
Selain itu, kemampuan dalam memetakan potensi dan memasarkan produk wisata juga menjadi tantangan. Tanpa pengelolaan yang profesional, potensi wisata sulit berkembang optimal.
Mintorogo menyebut, potensi wisata di Solo cukup beragam. Mulai dari wisata kuliner, sejarah, hingga budaya yang tersebar di berbagai wilayah.
Namun, potensi tersebut perlu diintegrasikan agar dapat menjadi paket wisata yang menarik dan meningkatkan lama tinggal wisatawan.
“Kita harus bisa memetakan potensi, membangun jejaring, dan mengelola secara profesional agar wisata bisa berkembang,” ucapnya.
Ia berharap, forum koordinasi seperti ini dapat rutin digelar untuk memperkuat kolaborasi antar Pokdarwis. Dengan demikian, kendala yang ada dapat diatasi dan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Kota Solo berjalan lebih optimal. (Reza/MI)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....