Libur Panjang, Ojek di Masjid Sheikh Zayed Laris Manis
- 30 Jun 2025 19:32 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Momentum libur panjang sekolah juga tahun Baru Islam 1447 Hijriah menjadi ladang berkah bagi pengemudi ojek pengkolan yang biasanya mangkal di kawasan wisata Masjid Sheikh Zayid Solo. Hal itu terlihat di kawasan masjid puluhan pengemudi ojek pengkolan berseliweran mengantarkan para penumpang dari lokasi parkir menuju area masjid ataupun sebaliknya.
Salah seorang ojek pengkolan Wanto yang mangkal persis di depan Masjid Sheikh Zayid mengatakan penghasilannya meningkat di moment liburan ini jika dibandingkan hari biasa. Selama liburan yang hampir dua pekan terakhir ini ia mampu mengantarkan lebih dari 25 orang dengan penghasilan Rp100 - Rp150 ribu per hari mulai pagi hingga sore. Jika pada hari biasa ia hanya mengangkut 5 orang saja.
"Ya keadaan penumpang ojek ramai banget sampai kewalahan sejak liburan sekolah dalam sehari lebih dari Rp100 ribu," katanya, Senin (30/6/2025)

Ojek pengkolam Sheikh Zayid mengantarkan penumpang dari masjid ke tempat parkir di Terminal ( Foto: RRI SKA/SF)
Dikatakan moment liburan ini mengantarkan penumpang dari tempat parkir dekat terminal dan jalan besar arah Gilingan, Solo bahkan hingga sampai kediaman Presiden ke-7 Jokowi dengan tarif mulai dari terdekat Rp5.000 - Rp10 ribu sampai Rp35 ribu.
Kegembiraan yang dirasakan Wanto juga dirasakan oleh pengendara ojek pengkolan warga Ngemplak, Boyolali Saryanto di mana liburan ini penghasilannya lumayan jika dibandingkan hari biasa.
Ia mengaku jika liburan sekolah dan tahun baru Islam selama lebih dari dua pekan ia mengantarkan penumpang puluhan kali dalam sehari. Tak kurang ia mendapatkan penghasilan Rp50 ribu - Rp100 ribu jika dibandingkan hari biasa.
"Mulai ramai dua minggu lalu dalam sehari kira kira Rp50 ribu - Rp100 ribu dengan ongkos mulai dari Rp5.000," katanya.
Sementara penumpang ojek pengkolan asal Boyolali lainnya, Hadi Saputro merasa terbantu adanya ojek ini dari pada harus jalan dengan jarak hampir 500 meter ke area parkir.
"ini sampai dekat parkiran, sangat terbantu dari pada jalan kaki lebih jauh," kata Hadi.
Biasanya rombongan yang memarkir busnya di lokasi -okasi tertentu seperti terminal Tirtonadi dan Jalan raya Rejosari, Gilingan, Solo. (SF)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....