Edukasi Ular di Pagutan Wonogiri Berujung Temuan Piton

  • 06 Okt 2026 13:13 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Wonogiri - Edukasi penanganan ular yang digelar di Kelurahan Pagutan, Kecamatan Manyaran, Wonogiri, berlanjut dengan aksi penyisiran lingkungan. Tim Exalos Indonesia menemukan satu ekor ular piton dalam kegiatan tersebut.

Penyisiran dilakukan setelah Pemerintah Kelurahan Pagutan bersama BPBD Kabupaten Wonogiri dan Exalos Indonesia memberikan sosialisasi kepada warga di Balai Lingkungan Ngepringan.

Dalam rilisnya, Senin 5 Oktober 2026, kegiatan tersebut diikuti warga, ketua RT dan RW se-Kelurahan Pagutan, serta relawan tanggap bencana. Selain teori mengenai karakteristik ular dan jenis yang berbahaya, peserta juga mendapatkan simulasi evakuasi menggunakan peralatan sederhana.

Ketua Exalos Indonesia, Janu Wahyu Widodo mengatakan, ketenangan menjadi hal penting ketika masyarakat menemukan ular di lingkungan rumah.

“Hal terpenting Ketika menemukan ular di area rumah adalah tetap tenang, jaga jarak aman, dan terus memantau pergerakannya. Hindari memegang langsung jika belum memiliki keahlian khusus,” ujar Janu.

Plt. Sekretaris Lurah Pagutan, Wiyanti berharap edukasi tersebut membuat warga tidak lagi panik ketika berhadapan dengan ular. Warga diharapkan memahami langkah yang harus dilakukan serta pihak yang dapat dihubungi untuk membantu evakuasi.

“Harapannya setelah mengikuti kegiatan ini warga tidak lagi panik, melainkan paham apa yang harus dilakukan dan kepada siapa harus melapor jika menemukan ular dipemukiman,” ujar Wiyanti.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama mengatakan, edukasi mengenai penanganan ular penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan maupun korban gigitan ular.

Fuad juga mengingatkan masyarakat agar tidak membakar hutan atau lahan yang menjadi habitat ular. Menurutnya, cara tersebut tidak efektif karena ular memiliki sifat nomaden atau berpindah-pindah.

“Membakar hutan atau lahan yang didalamnya ada ular itu tidak menyelesaikan masalah karena ular itu nomaden (berpindah-pindah tempat). Terkhusus saat ini musim kemarau banyak laporan dari berbagai daerah yang kebakaran lahan. Maka kita harus berhati-hati dalam membakar dedaunan,” kata Fuad.

Setelah materi dan simulasi selesai, tim kemudian melakukan penyisiran di lokasi. Dalam kegiatan tersebut, satu ekor ular piton berhasil ditemukan dan diamankan oleh tim Exalos Indonesia.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kemunculan ular sekaligus mendorong penanganan yang aman tanpa membahayakan manusia maupun lingkungan. (Ril/Ase)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....