Kunjungan Wisata Dinamis, Makutoromo Karangpandan Catat Tren Positif

  • 05 Okt 2026 23:29 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Pusat oleh-oleh Makutoromo Karangpandan mencatat dinamika tren kunjungan wisatawan yang berbelanja produk UMKM di Kabupaten Karanganyar. Meski sempat mengalami penurunan pada tahun 2025 dibanding 2024, angka kunjungan wisatawan pada tahun 2026 ini menunjukkan sinyal positif dan mulai mengalami peningkatan.

Pengelola Pusat Oleh-Oleh Makutoromo Karangpandan, Wisnu, mengungkapkan bahwa pada hari biasa kawasan tersebut dikunjungi minimal satu rombongan wisatawan, sementara pada akhir pekan kunjungan melonjak hingga 500 hingga 1.000 orang per hari.

"Untuk tren jika dibandingkan tahun 2024 memang ada penurunan sekitar 20 persen di tahun 2025. Namun dari tahun 2025 ke tahun 2026 ini alhamdulillah kita sudah mencatatkan adanya kenaikan kunjungan kembali," kata Pengelola Pusat Oleh-Oleh Makutoromo Karangpandan, Wisnu, saat dikonfirmasi, Senin 5 Oktober 2026.

Wisnu merinci, saat ini Makutoromo Karangpandan menampung sekitar 200 UMKM lokal Karanganyar dengan total 1.500 hingga 1.700 jenis produk oleh-oleh. Produk yang paling banyak diminati wisatawan adalah olahan tradisional yang dimasak langsung di tempat seperti timus, getuk, bolen, dan cotot khas singkong yang disajikan hangat.

"Produk paling laris itu yang dimasak langsung di tempat seperti timus, getuk, dan cotot. Harganya diseragamkan Rp27.000 per boks. Sementara untuk produk kering hasil olahan UMKM harganya berkisar antara Rp10.000 hingga Rp55.000," ujar Wisnu.

Guna mendongkrak penjualan dan kunjungan di tengah persaingan pasar, pihak pengelola gencar menjalin kolaborasi serta memfasilitasi kemitraan bersama lebih dari 100 perusahaan otobus (PO) dan biro perjalanan wisata dari berbagai daerah.

"Upaya kami di antaranya aktif mengikuti agenda temu bisnis biro perjalanan di wilayah Jawa Timur, Semarang, Muria Raya, hingga Yogyakarta. Kami juga memberikan potongan harga tiket wisata bagi biro yang melakukan pemesanan di tempat kami," pungkas Wisnu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....