Warga Desa Jono Sragen Keluhkan Bau Menyengat yang Cemari Irigasi

  • 05 Okt 2026 22:23 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN — Warga Desa Jono, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, mengeluhkan dugaan pencemaran limbah cair dari Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) satuan pelaynan pemenuhan gizi (SPPG). Selain merembes ke saluran air permukiman, limbah tersebut juga menimbulkan aroma tidak sedap.

Menanggapi aduan ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sragen memastikan akan segera menerjunkan tim pengawas ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh dalam dua hingga tiga hari ke depan.

Kepala DLH Sragen, Albert Pramono Susanto, menyatakan pemeriksaan tersebut meliputi kelengkapan dokumen perizinan lingkungan serta kesesuaian infrastruktur pengelolaan limbah di lapangan.

"Tugas kami pertama adalah mengunjungi lokasi aduan dan melakukan pemeriksaan. Kita cek perizinannya, apakah sudah lengkap atau belum. Jika sudah ada izin, kami pastikan apakah pelaksanaannya sesuai atau tidak," ujar Albert saat dikonfirmasi, Senin 5 Oktober.

Albert menambahkan, jika ditemukan pelanggaran atau pelaku usaha belum memiliki izin pengelolaan lingkungan, pihaknya tak segan memberikan sanksi administratif serta rekomendasi teknis perbaikan. Kendati demikian, terkait wacana penghentian operasional, ia menyebut hal tersebut memerlukan proses dan koordinasi lintas sektor lebih lanjut.

Di sisi lain, PIC SPPG Jono, Jarno, memberikan penjelasan terkait kondisi di lapangan. Menurutnya, aliran air hasil olahan IPAL internal sejatinya dialirkan menuju sungai. Namun, akibat kemarau panjang, debit air sungai mengering sehingga aliran air tidak berjalan normal.

"Enggak ada airnya, airnya enggak bisa mengalir. Jadi di belakang itu kan sawah semua. Nah, itu disedot sama petani buat ngairi sawah. Boleh dicek, disedot semuanya," ucap Jarno.

Ia mengeklaim para petani sekitar memanfaatkan aliran air tersebut lantaran kesulitan mendapatkan sumber air alternatif di tengah musim kemarau untuk menyelamatkan tanaman padi mereka. MI

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....